kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ekspor produk pertanian terus tumbuh


Jumat, 28 Maret 2014 / 16:01 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta Pusat.


Reporter: Handoyo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kinerja ekspor produk pertanian Indonesia cukup positif. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), ekspor produk pertanian pada tahun 2013 mencapai US$ 5,71 miliar, atau tumbuh 5,76% selama lima tahun terakhir.

Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,58% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$ 5,57 miliar.

Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan mengatakan, selama ini sektor pertanian Indonesia masih belum terkelola dengan baik. "Petani harus memiliki nilai tawar dengan adanya kepastian harga," ujar (28/3).

Sebagai negara dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berlimpah, langkah Indonesia untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan bukanlah tanpa hambatan.

Alih fungsi lahan, perubahan iklim, urbanisasi, dan pertumbuhan penduduk membawa dampak terhadap tata kelola bidang agro secara keseluruhan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lutfi bilang perlu keseriusan, dedikasi, komitmen dan tanggung jawab semua pihak untuk dapat mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional, baik untuk saat ini dan bagi generasi penerus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×