kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Eksportir Kopi Siap Kosongkan Gudang


Rabu, 07 April 2010 / 13:14 WIB
Eksportir Kopi Siap Kosongkan Gudang


Reporter: Femi Adi Soempeno |

Pengiriman kopi dari daerah penghasil kopi Indonesia naik 21% di bulan Maret 2010 dibandingkan bulan sebelumnya.

Kopi yang dipanen dari Lampung, Bengkulu dan Sumatra Selatan sebanyak 8.004 metrik ton pada bulan Maret; naik dari bulan Februari yang hanya 6.607 ton. Wilayah tersebut memanen kopi jenis robusta, varian kopi berasa pahit yang jamak digunakan untuk membikin kopi instan. Indonesia merupakan negara penghasil kopi robusta terbesar kedua setelah Vietnam.

"Para eksportir kopi melepas persediaan mereka di pasar kontrak, sekaligus mengosongkan gudang karena panenan kopi akan dimulai akhir bulan ini," kata Muchtar Lutfi ari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

Suplai kopi dari Indonesia memang meningkat dan kemungkinan akan menggiring harga kopi anjlok. Padahal, tahun ini harga kopi di pasar dunia sudah meningkat 5%.

Tiga wilayah di Sumatra mengisi 80% dari produksi kopi di pasar domestik dan juga ekspor. Biji kopi dikapalkan melalui pelabuhan Panjang di Lampung.

Panenan utama Indonesia berlangsung mulai bulan April hingga Juni; dan panenan dalam volume yang lebih kecil dilakukan hingga bulan Oktober.

Ekspor kopi dari Indonesia per 31 Maret anjlok 43% menjadi 21.351 ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×