kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.675   11,00   0,06%
  • IDX 6.639   2,11   0,03%
  • KOMPAS100 867   -0,22   -0,03%
  • LQ45 657   -0,90   -0,14%
  • ISSI 232   1,19   0,52%
  • IDX30 367   -0,59   -0,16%
  • IDXHIDIV20 454   -0,97   -0,21%
  • IDX80 99   0,06   0,06%
  • IDXV30 126   0,55   0,44%
  • IDXQ30 117   -0,33   -0,28%

El nino diprediksi turunkan produksi padi nasional


Kamis, 10 April 2014 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Suku bunga bank. KONTAN/Muradi/2022/09/15


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. El nino atau kemarau panjang yang diprediksi bakal terjadi sepanjang tahun 2014 hingga 2015 diprediksi akan menurunkan produksi padi nasional hingga 6%.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertanian (Balitbang Kementan) memprediksi 830 kecamatan di Indonesia tidak dapat menanam tanaman pangan: padi, jagung dan kedelai akibat kemarau panjang setahun.

"Jika terjadi el nino, produksi padi akan turun 6%. Dengan lahan 8 juta ha, alih fungsi sawah 80.000-100.000 ha/tahun. Karena itu kita perlu adaptasi," kata Kepala Balitbang Kementan Haryono, Kamis (10/4).

Kementan bukan tanpa solusi menghadapi musim kemarau panjang. Haryono mengatakan, Kementan terus berupaya untuk menciptakan varietas tanaman baru khususnya padi yang tetap tumbuh dalam setiap musim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×