kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Erajaya (ERAA) Bisnis Kopi Gandeng Oriental Kopi Asal Malaysia, Investasi Rp 20,16 M


Sabtu, 08 Agustus 2026 / 06:10 WIB
Erajaya (ERAA) Bisnis Kopi Gandeng Oriental Kopi Asal Malaysia, Investasi Rp 20,16 M
ILUSTRASI. Logo PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (Dok/ERAA)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

​KONTAN.CO ID - JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diversifikasi bisnis di sektor food & beverage (F&B). Melalui anak usahanya, PT Era Boga Nusantara (EBN), perusahaan ini resmi membentuk perusahaan patungan (joint venture) bersama perusahaan asal Malaysia, Oriental Coffee International Sdn. Bhd. (ECI), untuk membawa merek Oriental Kopi ke pasar Indonesia.

Perusahaan patungan tersebut bernama PT Era Oriental Kopi (EOK) dan akan menjadi kendaraan bisnis untuk mengoperasikan jaringan F&B Oriental Kopi di Indonesia.

Kepala Bidang Hukum & Sekretaris Perusahaan Erajaya Swasembada Amelia Allen dalam keterbukaan informasi di BEI menjelaskan, EBN menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 60%. Porsi tersebut setara dengan 12.096 saham dengan nilai investasi mencapai Rp 12,096 miliar.

Baca Juga: Target Rp 38 Triliun di ISF 2026 Terancam Berat Tercapai, Ini Alasannya

ECI akan menggenggam 40% kepemilikan atau sebanyak 8.064 lembar saham dengan nilai investasi Rp 8,064 miliar. Dengan komposisi tersebut, total modal ditempatkan dan disetor awal PT Era Oriental Kopi mencapai Rp 20,16 miliar.

Seluruh investasi yang dikeluarkan EBN dalam pembentukan usaha patungan ini berasal dari kas internal perusahaan. Hingga semester I-2026, kas setara kas ERAA mencapai Rp 1,31 triliun. 

Dia mengatakan pembentukan perusahaan patungan ini menjadi bagian dari strategi ERAA untuk memperluas portofolio bisnis di luar lini usaha utamanya.

"Dengan dibentuknya Perusahaan Patungan akan memberikan dampak pada bertambahnya lini bisnis yang dimiliki oleh Perseroan," ujar Amelia.

Transaksi pembentukan PT Era Oriental Kopi telah disahkan pada 6 Agustus 2026. ERAA menyatakan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi karena tidak terdapat hubungan keluarga maupun kepemilikan silang antara EBN dan ECI.

Adapun EBN merupakan entitas anak yang dikendalikan langsung oleh Erajaya Swasembada dengan kepemilikan saham mencapai 99,9998%. Melalui pembentukan usaha patungan ini, Erajaya berharap dapat menambah sumber pertumbuhan baru di tengah strategi ekspansi bisnis yang lebih beragam.

Harga saham ERAA naik 1,75% di Rp 464 per saham pada Jumat (7/8/2026). Kenaikan ini melanjutkan tren dalam lima hari yang menguat 10,48%. 

Baca Juga: Pemerintah Matangkan Sistem, PPh 22 Penjual di E-Commerce Berlaku Efektif 1 November

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×