kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ESDM berharap proyek Blok Masela tidak molor


Rabu, 23 Maret 2016 / 16:51 WIB
ESDM berharap proyek Blok Masela tidak molor


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan agar pembangunan kilang untuk Blok Masela dilakukan di darat (onshore). Ini berarti revisi Plan of Development (POD) yang diajukan oleh Inpex Corporation akan dikembalikan oleh pemerintah dan kemungkinan besar onstream proyek Blok Masela ini akan mundur dari jadwal semula. 

Dalam proposal POD yang diajukan oleh Inpex kepada pemerintah, onstream Blok Masela dijadwalkan pada tahun 2024 jika menggunakan skema kilang LNG di laut (offshore).

Namun, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESSM), I.G.N Wiratmaja Puja masih berharap onstream Blok Masela tidak tertunda.

Setelah pengumuman keputusan Blok Masela oleh Presiden, pemerintah akan segera meminta POD yang diajukan untuk direvisi dengan skema pembangunan di darat.

Usulan hasil revisi POD tersebut nantinya akan dievaluasi secara detail di Kementrian ESDM termasuk timeline pelaksanaan proyek Blok Masela sebelum disetujui oleh Menteri ESDM. Selain itu, Kementerian ESDM juga akan berkordinasi dengan pemerintah daerah.

"Sinergi dengan pemerintah daerah akan sangat membantu menjaga onstream sesuai schedule. Semoga tidak delay," kata Wiratmaja, Rabu (23/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×