kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

ESDM Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia Jika Sanksi Dilonggarkan


Jumat, 13 Maret 2026 / 19:02 WIB
ESDM Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia Jika Sanksi Dilonggarkan
ILUSTRASI. Harga minyak (REUTERS/Christian Hartmann)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang impor minyak mentah dari Rusia apabila terdapat relaksasi terhadap sanksi internasional yang saat ini masih membatasi perdagangan energi negara tersebut.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, keputusan terkait sumber pasokan minyak mentah pada dasarnya merupakan pertimbangan bisnis PT Pertamina sebagai pelaku usaha. Pemerintah akan mendukung opsi yang dinilai paling menguntungkan dari sisi keekonomian dan ketahanan pasokan.

“Keputusan bisnis itu nanti sama Pertamina. Jadi, mana yang lebih membutuhkan sepanjang ada relaksasi ya tentu kita akan memanfaatkan itu prosesnya,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Bahlil Klaim Stok Batubara PLTU Masih Aman Rata-rata 14 Hari

Meski demikian, Yuliot menegaskan hingga kini pemerintah belum secara khusus mempertimbangkan opsi impor minyak mentah dari Rusia. Kementerian ESDM juga belum menyiapkan kajian terkait rencana tersebut.

Di tingkat global, sektor energi Rusia masih menghadapi pembatasan dari Amerika Serikat dan Uni Eropa pasca invasi ke Ukraina pada 2022, termasuk embargo impor minyak oleh sejumlah negara Barat. Namun, otoritas AS disebut telah memberikan izin tambahan bagi pembeli untuk mengambil kargo minyak Rusia yang sudah berada di laut.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya meredakan tekanan harga minyak dunia di tengah ketidakpastian pasokan akibat konflik geopolitik, termasuk eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×