kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

ESDM dan Freeport belum putuskan smelter di Papua


Jumat, 06 Februari 2015 / 15:06 WIB
ESDM dan Freeport belum putuskan smelter di Papua
ILUSTRASI. Kelelahan ekstrem adalah salah satu gejala anemia.


Reporter: Muhammad Yazid, Pratama Guitarra | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan perlu meninjau langsung ke lokasi tambang PT Freeport Indonesia sebelum membuat keputusan dalam pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Papua.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, hal tersebut untuk memastikan kelayakan keberadaan infrastruktur penunjang apabila rencana pembangunan smelter dilakukan saat ini.

Rencananya, pihaknya bersama stakeholder terkait akan melakukan kunjungan ke Papua pada pekan ini. "Kami akan melihat lokasi, ketersediaan listrik, apakah itu sudah ideal. Pekan depan, kami akan simpulkan," kata dia dalam konferensi pers di kantornya usai menggelar rapat tertutup dengan pemerintah daerah dan DPRD Papua, Jumat (6/2).

Menurut Sudirman, bilamana kondisi di Papua sudah layak untuk pembangunan smelter, pemerintah akan segera menginstruksikan Freeport membangun smelter secara pararel. Yakni di dua lokasi, di areal millik PT Petrokimia Gresik dan di Papua.

Asal tahu saja,  pada Jumat (6/2) siang, rombongan pemerintah daerah di Papua yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Papua, DPRD Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Kabupaten Puncak, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, dan Pemerintah Kabupaten Paniai menggelar rapat tertutup dengan Kementerian ESDM untuk membahas perkembangan pengelolaan tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×