kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

ESDM siap turunkan harga gas jadi US$ 5 per MMBTU


Jumat, 07 Oktober 2016 / 10:36 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Instruksi Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas beberapa hari lalu untuk menurunkan harga gas industri di level US$ 5 per MMBtu, menyebabkan para pelaku industri sumringah. Presiden meminta penurunan harga gas industri dari yang saat ini di level US$ 9 hingga US$ 10 per MMBtu menjadi di level US$ 5 hingga US$ 6 MMBtu. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merespons cepat, dengan rencana  menghapus skema harga tetap dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). Berdasarkan simulasi, hitungan SKK Migas untuk penurunan harga gas industri pada Perjanjian Jual Beli Gas 

US$ 5 MMBtu mengurangi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) gas US$ 300 juta dan memerlukan perubahan kebijakan asumsi dasar APBN, dengan perkiraan bagian negara turun sebesar US$ 3,5 triliun. 

Meski demikian, Agus Cahyono Adi, Direktur Pembinaan Program Migas, Dirjen Migas ESDM bilang, upaya penurunan harga dilakukan menyeluruh, proporsional bagian pemerintah dan kontraktor serta efisiensi biaya distribusi. 

Untuk memuluskan rencana tersebut pemerintah akan merevisi Permen ESDM No. 6 tahun 2016, Permen ESDM No.19 tahun 2016 dan Peraturan Presiden No.40 tahun 2016. " Kementerian ESDM juga akan melakukan audit biaya operasi kegiatan usaha hulu migas dan juga mengurangi risiko di proyek gas," ungkap dia dalam diskusi soal gas industri, Kamis (6/10).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×