kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Gandeng Okamura, Chitose naikkan target pendapatan


Senin, 27 April 2015 / 05:32 WIB
Gandeng Okamura, Chitose naikkan target pendapatan
ILUSTRASI. stvgott


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Chitose Internasional Tbk (CINT) telah mengumumkan kerjasama anyarnya dengan perusahaan furniture asal Jepang, Okamura Corporation. Dalam  keterangan resminya, Chitose dan Okamura Corp akan menjalin kerjasama Joint Venture.

Tanpa menjelaskan secara rinci bentuk kerjasama yang akan dilakukan, Chitose berharap, kerjasama itu akan membuat pihaknya mampu meningkatkan pendapatan mencapai 20% atau sekitar Rp 340,12 miliar, dari tahun sebelumnya Rp 283,44 miliar.

Kerjasama Chitose dengan Okamura Corp bukanlah kerjasama untuk pertama kalinya. Sebelumnya, diawal September 2014, Chitose telah melakukan penandatanganan dealership agreement dengan Okamura Corp. Dalam kerjasama tersebut, Chitose menjadi pemasar bagi produk-produk Okamura di dalam negeri dengan target pasar utama segmen perkantoran kelas menengah keatas.

Dengan menggandeng Okamura sebagai mitra bisnis, tentu akan memperkokoh status Chitose dalam pasar furniture tanah air. Seperti dikutip dari Reuters, Okamura Corporation merupakan sebuah perusahaan ternama asal Jepang yang bergerak di bidang pembuatan dan penjualan peralatan lingkungan kantor dan peralatan lingkungan komersial.

Perusahaan ini menyasar tiga segmen bisnis yaitu, segmen lingkungan kantor, segmen lingkungan commercial, dan segmen yang bergerak dalam bidang pembuatan dan penjualan peralatan logistik. Hingga akhir Maret 2014, perusahaan ini memiliki 25 anak perusahaan dan tujuh perusahaan terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×