kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Gapki: Volume Ekspor Sawit Tumbuh 9,5% pada 2025, China Penyumbang Terbesar


Senin, 02 Maret 2026 / 15:23 WIB
Gapki: Volume Ekspor Sawit Tumbuh 9,5% pada 2025, China Penyumbang Terbesar


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat volume ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) bertumbuh sepanjang 2025.

Merujuk ke data terbaru Gapki, volume ekspor CPO nasional meningkat 9,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 32,34 juta ton dari 29,53 juta ton.

“Permintaan volume yang lebih kuat didorong oleh harga minyak sawit yang relatif lebih rendah dari minyak nabati lainnya,” papar GAPKI dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, nilai ekspor sawit meningkat 29,2% yoy dari US$ 27,7 miliar menjadi US$ 35,8 miliar pada 2025.

 Gapki mencatat, kinerja ekspor CPO menurut negara tujuan masih dijawarai China yang menerima 5,99 juta ton pada 2025. Di level ini, ekspor ke Negeri Tirai Bambu meningkat 12% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 5,35 juta ton.

Adapun ekspor ke India menurun 17,8% yoy ke 3,97 juta ton dari 4,83 juta ton, meskipun masih menempati pasar ekspor terbaru kedua.

Di posisi ketiga, Afrika menyumbang 4,19 juta ton, naik 30,9% yoy dari 3,20 juta ton. Disusul oleh ekspor ke Uni Eropa (UE) yang menurun 2,9% yoy menjadi 3,23 juta ton dari 3,3 juta ton.

Lebih lanjut, di peringkat kelima ada Pakistan yang berkontribusi 3,22 juta ton, meningkat 7,1% yoy dari 3,01 juta ton.

 Gapki pun memproyeksikan, kinerja ekspor tahun ini tak akan jauh berbeda dari capaian tahun lalu.

"Prediksi tahun 2026, kinerja ekspor diprediksi akan relatif sama dengan tahun 2025,” terang GAPKI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×