kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Garap proyek tambang nikel Halmahera, PP Presisi (PPRE) raih kontrak baru Rp 933 M


Kamis, 20 Mei 2021 / 10:35 WIB
ILUSTRASI. Logo grup PT PP.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yudho Winarto

Nilai ini berkontribusi pada total perolehan kontrak baru hingga akhir April menjadi sebesar Rp933 miliar, atau mencapai 25% dari total target kontrak baru sebesar Rp3,7 triliun.

“Kelak dengan selesainya proyek pembangunan infrastruktur tambang nikel tersebut, kami juga mengharapkan dapat mengerjakan mining services, seperti yang telah kami lakukan di pertambangan nikel yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah," sambungnya.

Baca Juga: PP Presisi (PPRE) cetak kinerja ciamik di kuartal I-2021, pendapatan dan laba naik

Ia berkata, kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki PPRE dalam pembangunan infrastruktur pertambangan merupakan ekuitas yang sulit dijumpai pada perusahaan mining services lainnya.

Darwis Hamzah, Direktur Operasi PT PP Presisi Tbk (PPRE) menambahkan, hal ini menjadikan PPRE sebagai truly integrated mining services company, yang tidak hanya mampu memberikan jasa pertambangan pit to port, tetapi juga mampu memberikan jasa pembangunan infrastruktur tambang.

“Sebagai truly integrated mining services company, kami optimistis menjadikan mining services sebagai sumber recurring income yang berkontribusi sebesar 20%-30%," tutup Darwis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×