kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Garuda berencana menjual 3 pesawat Boeing 747


Senin, 09 Oktober 2017 / 21:17 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca berakhirnya operasional penerbangan haji tahun 2017/1438H, maskapai penerbangan Garuda Indonesia secara resmi mempensiunkan pesawat Boeing 747 - 400 terakhir dengan nomor registrasi PK - GSH, setelah beroperasi sejak 1994. GIAA berencana untuk menjual pesawat tersebut dalam waktu dekat.

Direktur Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menjelaskan, pihaknya memiliki tiga jenis pesawat Boeing 747-400 dengan nomor registrasi PK - GSI, PK - GSG, dan PK - GSH yang semuanya mulai beroperasi sejak tahun 1994 dan sudah pensiun.

Dia bilang, ketiga pesawat tersebut akan dijual dalam waktu dekat. Kendati begitu, Pahala belum bisa menjelaskan lebih detail rencana penjualan tersebut."Kita masih mau jalankan prosesnya," ujarnya di Cengkareng, Senin (9/10).

Yang pasti dia berharap penjualan pesawat tersebut bisa optimal karena baru dioperasionalkan untuk penerbangan haji. Pahala menyebut, pendapatan penerbangan haji berkontribusi sekitar 5% sampai 7% dari total pendapatan GIAA. "Karena jumlah jamaah haji yang diangkut meningkat sekitar 30%, jadi ya sekitar segitu (kontribusi pendapatannya)," imbuhnya.

Meski melakukan penjualan pesawat, Pahala bilang, pihaknya belum akan melakukan penggantian pesawat lantaran GIAA masih mengoperasikan Boeing 777 dan Airbus 330. Dia mengklaim jumlah pesawat yang ada saat ini masih memadai bahkan sampai tahun depan.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×