kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.940   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.359   8,23   0,13%
  • KOMPAS100 836   1,09   0,13%
  • LQ45 634   0,09   0,01%
  • ISSI 220   0,14   0,06%
  • IDX30 356   0,15   0,04%
  • IDXHIDIV20 435   0,43   0,10%
  • IDX80 95   0,10   0,11%
  • IDXV30 120   0,11   0,09%
  • IDXQ30 113   0,03   0,02%

Gelar acara bedah buku, Menperin: Industri penggerak utama pertumbuhan ekonomi


Senin, 14 Oktober 2019 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Azis Husaini

“Program tersebut diapresiasi oleh Bapak Presiden Joko Widodo, hingga beliau menyatakan bahwa SDM Indonesia sebagai program penting pada periode berikutnya,” tegas Airlangga.

Ia menambahkan, penerapan Making Indonesia 4.0 telah melewati uji publik, termasuk di World Economic Forum. “Ada komparasi antara pilihan-pilihan industri strategis kita dengan praktik di negara lain, termasuk kebijakan super tax deduction juga dijalankan di negara-negara Eropa,” ujar Menperin.

Pada tahun 2019, kebijakan yang diusulkan Kemenperin mulai diimplementasikan, mulai dari pemberian super deduction tax untuk vokasi, R&D, dan industri padat karya hingga kebijakan pengembangan kendaraan listrik, yang dalam waktu dekat akan menyusul lagi aturan tentang PPnBM Kendaraan.

Baca Juga: Tahun depan, Wuling siap produksi mobil listrik

“Kebijakan-kebijakan itu diusulkan sejak dua tahun yang lalu melalui proses-proses yang berliku. Oleh karena itu, kembali saya tekankan untuk berani berinovasi demi kemajuan industri Indonesia. Kemenperin juga tengah mendorong penerbitan Peraturan Presiden untuk mempercepat implementasi Making Indonesia 4.0," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×