kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45740,72   -13,46   -1.78%
  • EMAS1.007.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Genjot bisnis hilir, Sierad Produce (SIPD) yakin kinerja tumbuh tahun ini


Selasa, 04 Agustus 2020 / 15:14 WIB
Genjot bisnis hilir, Sierad Produce (SIPD) yakin kinerja tumbuh tahun ini
ILUSTRASI. Direktur Utama Sierad Produce Tommy Wattimena optimistis Sierad Produce (SIPD) bakal tetap memperoleh pertumbuhan kinerja positif di sepanjang tahun ini.

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sierad Produce Tbk (SIPD) optimistis bakal tetap memperoleh pertumbuhan kinerja positif di sepanjang tahun ini, walau bisnis poultry turut terdampak pandemi corona (Covid-19).

Tomy Wattemena, Direktur Utama SIPD mengatakan, secara umum outlook pasar poultry di tahun ini tak sebaik tahun lalu. "Namun kami yakin mampu menumbuhkan topline maupun bottomline di tahun 2020," ujarnya dalam paparan publik, Selasa (4/8).

Beberapa strategi ditempuh SIPD seperti fokus menggarap segmen bisnis hilir salah satunya makanan olahan yang diproduksi anak usahanya, PT Belfoods Indonesia. Tomy mengatakan, dulu SIPD memang berorientasi ke bisnis hulu yakni pakan ternak dan peternakan ayam, tapi untuk berkompetisi di bisnis tersebut cukup sulit.

Baca Juga: Pasar makanan olahan beku punya prospek positif selama pandemi corona

"Akhirnya kami fokus ke produk hilir, dimana masyarakat masih sulit mendapatkan produk olahan ayam yang terjangkau di pasaran," kata Tomy. Berkat hal tersebut, secara perlahan-lahan SIPD yang semulanya terus merugi sejak tahun 2018 sampai sekarang sudah mulai meraup laba bersih.

Apalagi di masa pandemi ini bisnis makanan olahan tengah marak dengan munculnya tren memasak di rumah. Sampai kuartal II-2020, segmen penjualan hilir SIPD yakni produk makanan siap saji tercatat tumbuh 9,9% year on year (yoy) menjadi Rp 272,38 miliar.

Kontribusi segmen itu mencapai 13% dari total pendapatan bersih SIPD kala itu. Sedangkan total pendapatan bersih SIPD mencapai Rp 2,05 triliun di kuartal II-2020 atau tumbuh 6,7% dibandinhkan kuartal II-2020 yang senilai Rp 1,92 triliun.

Tapi beban pokok penjualan membengkak cukup tinggi sebanyak Rp 1,77 triliun sampai akhir Juni 2020 atau naik 8,5% secara tahunan. Sehingga laba kotor menyusut 3,1% yoy menjadi Rp 277,82 miliar di periode tersebut.

Beberapa pos beban SIPD mengalami kenaikan. Contohnya beban usaha yang melonjak 10% secara tahunan menjadi Rp 227,53 miliar di semester pertama tahun ini. Alhasil SIPD hanya memperoleh laba bersih Rp 10,42 miliar di paruh pertama tahun 2020, turun sekitar 66% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp 31,03 miliar.

Baca Juga: Terapkan hedging, Sierad Produce (SIPD) belum terimbas pelemahan rupiah

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×