kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Genjot Kinerja, Cimory (CMRY) Geber Ekspor dan Inovasi Produk


Minggu, 12 Juli 2026 / 05:17 WIB
Genjot Kinerja, Cimory (CMRY) Geber Ekspor dan Inovasi Produk
ILUSTRASI. Susu segar kemasan produksi PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) (KONTAN/Daniel Prabowo)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory ingin menggenjot kinerja. Caranya dengan mengoptimalkan inovasi produk dan perluasan ekspor.

Corporate Secretary PT Cisarua Mountain Dairy Tbk Dinar Primasari mengatakan, inovasi merupakan salah satu strategi utama perusahaan hingga akhir tahun untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Hal ini tecermin dari sejumlah inovasi produk yang telah dirilis Cimory pada separuh pertama tahun ini.

"Pada semester I-2026, perusahaan telah meluncurkan produk baru diantaranya Eatmilk Matcha, Yogurt Drink No-Added Sugar, dan Kanzler Singles rasa Tom Yum," jelas Dinar kepada Kontan, Kamis (9/7/2026) malam.

Baca Juga: Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Targetkan Penjualan Tumbuh Hingga 15% pada 2026

Strategi ini, kata Dinar, akan dilanjutkan perusahaan melalui peluncuran produk baru dan pengembangan varian dari portofolio eksisting, baik pada segmen dairy maupun consumer foods.

"Inovasi dilakukan dengan berfokus pada kebutuhan konsumen yang terus berkembang," jelas Dinar.

Selain inovasi produk, Cimory juga disebut akan melanjutkan penguatan distribusi dan memperluas penetrasi pasar, termasuk untuk pasar ekspor.

Asal tahu saja, pada awal Mei 2026 lalu, Cimory melakukan ekspor produk yogurt dengan nilai US$ 65.000 atau Rp 1,13 miliar ke Vietnam.

Memang, kata Dinar, ekspor menjadi salah satu peluang yang dilirik Cimory tahun ini dan akan terus dikembangkan. Langkah ini seiring kontribusi ekspor terhadap total penjualan yang dinilai masih kecil dibandingkan pasar domestik.

"Setelah memasuki pasar Vietnam, kami akan terus mengevaluasi peluang ekspansi ke pasar regional lainnya," jelasnya.

Hingga Juni 2026 saja, Cimory telah melakukan ekspor ke Filipina, Vietnam, Kamboja, Maladewa, Hong Kong, Brunei, dan Malaysia.

Ke depan, Cimory akan lebih berfokus untuk membangun pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan penerimaan konsumen di pasar yang telah menjadi negara tujuan. 

Dinar menambahkan, Cimory juga terus melakukan strategi untuk menyiasati kenaikan harga bahan baku yang diimpor. 

Cimory mengelola kenaikan biaya melalui efisiensi operasional, optimalisasi rantai pasok, serta menjalin kemitraan jangka panjang dengan pemasok.

Baca Juga: Industri Susu Lokal Tertekan Biaya Pakan dan Tingginya Harga Sapi Impor

Dari sisi belanja modal (capital expenditure/capex) Cimory, Dinar menyebut, anggaran difokuskan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat jaringan distribusi.

Namun Dinar tak mengungkap jumlah belanja modal yang digelontorkan hingga akhir tahun. Yang jelas, kata Dinar, Cimory akan tetap disiplin dalam melakukan investasi dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis, kondisi pasar, dan peluang pertumbuhan.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga kuartal I-2026, pendapatan CMRY tercatat senilai Rp 3,16 triliun, meningkat 27,87% year on year (YoY) dari kuartal I-2025 yang sebesar Rp 2,43 triliun.

Sementara dari bottom line, laba bersih Cimory mencapai Rp 555 miliar atau tumbuh 15,65% yoy dari Rp 479,86 miliar.

Dinar mengungkap, pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini didorong penjualan yang solid di seluruh lini bisnis. Menurutnya, inovasi produk, penguatan distribusi, serta permintaan konsumen sejak awal tahun menjadi penopang kinerja.

"Selain itu, efektivitas aktivitas pemasaran dan peningkatan produktivitas operasional turut mendukung pertumbuhan volume penjualan," imbuhnya.

Meskipun tak mengungkap persentase target kenaikan kinerja hingga akhir tahun, Dinar bilang CMRY akan menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan, mempertahankan profitabilitas, serta meningkatkan efisiensi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×