Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.UD - JAKARTA. Memasuki usia 70 tahun, Gobel Group menyiapkan penguatan bisnis dengan mengandalkan sinergi antar-entitas, transformasi digital, serta pengembangan sejumlah proyek strategis.
President Director & Group CEO Gobel Group Hiramsyah S. Thaib mengatakan operasional perusahaan, agenda bisnis, dan berbagai rencana yang telah disusun tetap berjalan meski grup tengah memasuki fase transisi kepemimpinan setelah wafatnya Chairman Gobel Group Rachmat Gobel pada 10 Juli 2026.
“Operasional perusahaan, agenda bisnis, dan berbagai rencana yang telah disusun akan tetap berjalan dengan dukungan organisasi yang solid dan sinergi seluruh perusahaan dalam Gobel Group,” ujar Hiramsyah dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).
Saat ini, Gobel Group menaungi lebih dari 25 entitas bisnis yang bergerak di sejumlah sektor. Portofolio bisnis grup mencakup manufaktur, perdagangan dan jasa, food & hospitality, hingga infrastruktur dan properti.
Di sektor manufaktur dan perdagangan, bisnis Gobel mencakup elektronik, bahan bangunan, transportasi dan logistik, serta periklanan. Sementara itu, lini food & hospitality mencakup pabrik makanan, kafe dan toko kue, katering, hotel, serta layanan terkait.
Baca Juga: Optimalkan Sinergi 25 Entitas Usaha, Gobel Group Bersiap Ekspansi Bisnis
Adapun di sektor infrastruktur dan properti, Gobel Group memiliki bisnis yang mencakup pelabuhan, sarana pengujian kendaraan bermotor, apartemen, hingga perumahan.
Diversifikasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan transformasi Gobel Group sejak didirikan oleh Thayeb Mohammad Gobel pada 1956 melalui PT Transistor Radio Manufacturing, yang memproduksi radio transistor dengan merek Tjawang.
Seiring perjalanan bisnisnya, Gobel berkembang dari perusahaan yang berfokus pada industri elektronik menjadi kelompok usaha dengan portofolio yang lebih beragam. Kemitraan Indonesia-Jepang juga menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan bisnis grup.
Memasuki babak berikutnya, Gobel Group akan memperkuat sinergi antarperusahaan sekaligus mendorong transformasi dan pemanfaatan teknologi. Kolaborasi bisnis Indonesia-Jepang juga akan terus menjadi salah satu bagian dari strategi grup.
Sejumlah proyek strategis menjadi bagian dari pengembangan bisnis Gobel Group, antara lain Anggrek Gorontalo International Terminal (AGIT), Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG), SAVASA Smart Township, dan Opus Park Sentul.
Baca Juga: Gobel Group Siapkan Fondasi Baru untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
Selain pasar domestik, sejumlah produk dan layanan dalam ekosistem Gobel Group juga telah menjangkau pasar internasional. Perusahaan menyebut produk dari ekosistem grup telah diekspor ke lebih dari 125 negara.
Director & Digital Transformation Leader Gobel Group, M. Arif Rachmat Gobel mengatakan transformasi menjadi penting untuk memastikan bisnis tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
“Tanggung jawab generasi kami adalah memastikan fondasi tersebut tetap kuat sekaligus membawa Gobel Group menghadapi tantangan di masa depan,” kata Arif.
Menurut dia, kepemimpinan generasi penerus tidak hanya berfokus pada mempertahankan bisnis yang telah dibangun, tetapi juga menentukan arah pengembangan perusahaan ke depan dengan tetap berpegang pada nilai yang diwariskan pendiri dan generasi sebelumnya.
Di sisi lain, pengembangan bisnis Gobel Group juga ditopang oleh sumber daya manusia yang besar. Saat ini terdapat lebih dari 18.000 karyawan yang bekerja di berbagai perusahaan dalam ekosistem Gobel Group.
Hiramsyah menegaskan perjalanan 70 tahun menjadi fondasi bagi perusahaan untuk menjaga kesinambungan usaha sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Bagi Gobel Group, pengembangan bisnis tidak hanya diarahkan untuk pertumbuhan perusahaan, tetapi juga mencakup penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia, transfer teknologi, serta kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Baca Juga: Panasonic-Gobel Perluas Akses Pasar Ekosistem Seni Inklusif melalui ART with HEART
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














