kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45909,22   7,82   0.87%
  • EMAS1.354.000 1,65%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Greenwoods gandeng Alaya Hotels bangun hunian konsep resort di Bali


Rabu, 18 Agustus 2021 / 19:30 WIB
Greenwoods gandeng Alaya Hotels bangun hunian konsep resort di Bali
ILUSTRASI. Kerjasama Greenwoods dengan Alana Hotels.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Greenwoods Group melalui PT Baruna Realty menggandeng PT Bali Sakanti Adya untuk mengembangkan proyek hunian berkonsep resort di kawasan Kedewatan Ubud, Gianyar, Bali, bertajuk  Damara Village Ubud Alaya Collection.

Bali Sakanti Adya sendiri merupakan perusahaan Penamanan Modal Asing (PMA) asal Negara Australia yang berafiliasi dengan Alaya Group. Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) telah dilaksanakan pada Rabu (18/8).

CEO Greenwoods Group Okie Imanto mengungkapkan, kerja sama tersebut dilakukan karena melihat minat masyarakat untuk memiliki properti di Bali tidak surut meskipun ada pandemi.

Menariknya, mayoritas dari mereka memesan hunian kelas middle up dengan kisaran harga di atas Rp 2 miliar per unit.

Baca Juga: BTN gandeng Greenwoods tawarkan promo PPKM dengan bunga KPR 0,75%

“Selain itu, penandatanganan PKS dengan perusahaan PMA Australia ini  untuk mengembangkan Damara Village Ubud Alaya Collection juga sekaligus sebagai upaya mendorong masuknya investasi asing ke pasar properti Bali," kata Okie dalam keterangan resminya, Rabu (18/8).

Selain karena berpengalama sebagai perator hotel dan resort mewah, Greenwoods memilih Bali Sakanti Adya sebagai partner bisnis karena banyak warga Australia yang ingin memiliki rumah kedua di Bali.

Selama ini, Alaya Group telah sukses mengoperasikan sejumlah resort di Bali, sepeperti Alaya Resort Ubud, Alaya Dedaun Kuta, dan juga Dala Spa, Cerita Manisan Restoran, dan Pison Coffee Ubud.

Oke menambahkan, PKS untuk kerjasama joint operation tersebut akan berlaku selama proyek pengembangan Damara Village Ubud Alaya Collection berlangsung. Namun seiring dengan waktu berjalan, tidak menutup kemungkinan kerj asama ini akan berlanjut untuk proyek Greenwoods berikutnya.

Sementara CEO Alaya Group Jimmy Gunawan mengatakan, dengan pengalaman mengelola bisnis hospitality di Bali, Alaya Group akan memastikan kualitas pengelolaan hunian Damara Village Ubud Alaya Collection benar-benar layaknya resort mewah yang dimiliki Alaya Group selama ini.

“Bagi kami, Damara Village Ubud Alaya Collection merupakan kebangaan tersendiri karena bisa berkontribusi langsung dalam menghadirkan hunian berkonsep resort sebagai spesiality bisnis kami. Damara Village Ubud Alaya Collection diharapkan bisa menjadi hunian yang nyaman serta menguntungkan bagi kebutuhan investasi jangka panjang,” ujar Jimmy Gunawan.

Damara Village Ubud Alaya Collection akan dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektar pada kawasan Kedewatan Ubud.  Proyek ini akan dikembangkan dengan konsep Living by Nature. Ada sekitar 52-55 unit yang akan dikembangkan di lahan tersebut dengan harga mulai dari Rp 2 miliar. Adapun investasi proyek ini sekitar US$ 7 juta.

Greenwoods melihat prospek properti residensial di Bali masih menjanjikan baik kepentingan tempat tinggal maupun investasi. Menurut Okie, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian properti baik untuk hunian maupun komersial.

Baca Juga: Greendwoods sudah jual 295 unit perumahan Rp 200 jutaan

Pasalnya, kondisi harga properti tengah turun dan banyak stimulus yang diberikan pemerintah di tengah pandemi.

“Kami bersyukur, selama didera pandemi Covid-19 Greenwoods Group masih bisa bertahan, bahkan terus berkembang. Pada 2021 ini, perseroan mencanangkan pengembangan 10 proyek baru pada sejumlah wilayah di seluruh Indonesia termasuk Ubud dan Sanur, Bali,” ungkapnya.

Tercatat, tahun lalu Greenwoods Group mampu membukukan penjualan landed maupun apartemen sebanyak 70% melalui transaksi internet online terutama media sosial.

Sebelumnya, pengembang tersebut tidak pernah membayangkan masih bisa meraih prestasi di tengah pandemi seperti sekarang ini.

“Kerja sama dengan developer Australia ini diharapkan dapat menambah volume transaksi proyek-proyek besutan Greenwoods Group khususnya di wilayah Bali. Kami, berkeyakinan tinggi bahwa hal itu akan terwujud, mengingat tren kepemilikan hunian kedua bagi warga asing, seperti asal Negeri Kanguru di Pulau Dewata terbilang cukup tinggi,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×