kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

GS Supermarket masih fokus garap gerai offline


Kamis, 12 Oktober 2017 / 14:05 WIB
GS Supermarket masih fokus garap gerai offline


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Banyak perusahaan ritel ramai-ramai mengembangkan bisnis online maupun omnichannel (pemasaran lebih dari satu channel penjualan seperti toko fisik, e-commerce/internet, social commerce,dan lainnya). Namun hal itu tidak membuat PT GS Retail Indonesia ikut-ikutan. Perusahaan ini mengaku sudah memiliki strategi lain ketimbang melakukan pengembangan bisnis secara online seperti kompetitor lainnya.

Eric InHoo Koo, Direktur PT GS Retail Indonesia mengatakan, saat ini perusahaannya belum akan mengembangkan online. GS Supermarket yang baru setahun beroperasi di Indonesia masih lebih fokus melakukan strategi penambahan gerai dan mengikuti keinginan pelanggan.

“Seperti gerai kami di Cipondoh itu mengikuti pasar. Jadi kami bisa main di kelas menegah atas dan menengah ke bawah,” ujarnya kepada KONTAN, Kamis (12/10).

Perusahaan ini sudah membuat pipeline ekspansi dalam jangka panjang untuk pengembangan bisnis di Indonesia, hanya saja dirinya belum mau membeberkan kepada KONTAN. Yang jelas, selama setahun beroperasi di Indonesia dirinya mengaku puas atas sambutan masyarakat Indonesia.

Salah satu daya tarik dari GS Supermarket adalah produk-produk makanan dan kosmetik yang didatangkan dari Korea Selatan. Supermarket ini juga mengklaim menjual produk dengan harga lebih murah. Oleh karenanya dirinya mengaku masih akan fokus kembangkan bisnis offline terlebih dahulu.

“Kami banyak lakukan riset sebelum buka toko, tetapi memang kalau di online itu banyak yang jual seperti elektronik dan pakaian. Sedangkan kami produk andalannya fresh food dan masyarakat masih senang berbelanja langsung untuk produk tersebut,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×