kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.716   35,00   0,20%
  • IDX 6.485   -49,77   -0,76%
  • KOMPAS100 859   -7,26   -0,84%
  • LQ45 653   -5,97   -0,91%
  • ISSI 224   -0,79   -0,35%
  • IDX30 363   -3,52   -0,96%
  • IDXHIDIV20 453   -5,02   -1,10%
  • IDX80 98   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,09   -0,87%
  • IDXQ30 117   -1,04   -0,89%

GWSA andalkan pendapatan dari recurring income


Rabu, 25 Oktober 2017 / 22:32 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Johana K.

Bantah Kuningan City sepi

Salah satu mal yang menjadi sumber pendapatan bagi GWSA adalah Kuningan City. Dari pengamatan KONTAN, mal yang terletak di kawasan perkantoran ini terlihat relatif sepi bila dibanding pusat belanja di sekitarnya.

Namun, Bambang pun membantah jika kunjungan mal Kuningan City sepi. "Karena berada di daerah bisnis dan perkantoran, maka pengunjung yang datang hanyalah orang kantoran. Selain itu, lantaran ukuran mal tidak terlalu besar, maka tidak ada area untuk family entertaint dan family shopping, sehingga memang lebih banyak pengunjung perkantoran," tandasnya.

Kendati begitu, Bambang bilang, saat ini kondisi mal sudah kembali ramai sejak menjadi lokasi pengurusan visa Eropa, Australia, Selandia Baru, Scandinavia, dan United Kingdom di lantai satu dan lantai dua.

Selain itu, beberapa gedung perkantoran di sekitar mal sudah mulai beroperasi sehingga banyak karyawan yang datang ke mal untuk makan siang. Dia menyebut, pendapatan dari mal bisa berkontribusi hingga ratusan miliar setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×