kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Hadapi Kebijakan Subsidi Mobil Listrik, TAM Siapkan Strategi


Kamis, 23 Maret 2023 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Mobil listrik Toyota bZ4X di ajang IIMS 2023.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi dalam menghadapi kebijakan Pemerintah memberikan subsidi pembelian kendaraan listrik.

Sebagai informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2023, Senin (20/3), yang mengatur subsidi Rp7 juta untuk pembelian kendaraan listrik roda dua.

Marketing Director Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy menjelaskan, pihaknya fokus pada pelayanan tersebut melalui beragam sales program, aftersales, hingga usership melalui KINTO.

"Jadi melalui program-program ini, kita berupaya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai produk Toyota di Indonesia," ujarnya kepada Kontan, Kamis (23/3).

Baca Juga: Subsidi Motor Listrik Berlaku, AISI Pertahankan Target Penjualan Motor pada 2023

Anton menegaskan pihaknya tidak menurunkan harga sebagai cara untuk menarik pelanggan. Saat ini, menurut dia, TAM sudah memiliki berbagai layanan pendukung mobilitas dengan berbagai benefit menarik yang bisa dimanfaatkan oleh para pelanggan.

Terkait harga, TAM juga belum berencana melakukan penyesuaian harga dalam waktu dekat ini. Ia beralasan, sangat banyak komponen yang akan mempengaruhi harga dan pihaknya belum menemukan urgensi untuk melakukan penyesuaian.

Hal ini juga senada saat berbicara mengenai target yang telah dipasang, TAM menegaskan tidak mengubah target yang telah dipasang.

"Meskipun kita tidak menetapkan target yang spesifik, namun kita akan terus berupaya mempertahankan tren pertumbuhan yang positif serta posisi kita sebagai leader di market otomotif nasional. Jadi, tidak ada perubahan," tegasnya.

Ia menambahkan, dengan 337 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, pihaknya akan terus melakukan ekspansi demi menciptakan ketenangan bagi pelanggan alias peace of mind. Hal ini menurutnya, akan memberikan kemudahan akses ke layanan mobilitas bagi seluruh pelanggan Toyota di manapun mereka berada.

Baca Juga: Sistem Pembayaran Jalan Tol Nirsentuh (MLFF) Belum Diterapkan Saat Mudik Lebaran 2023

Mengenai ekspansi dan penambahan kapasitas produksi, TAM memastikan pihaknya tentu akan memperluas jangkauan layanan. Namun begitu, TAM enggan membocorkan lebih jauh mengenai besaran investasi yang disiapkan.

"Detail angkanya belum bisa di-publish. Namun, yang pasti kita selalu berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan Toyota untuk memenuhi lebih banyak kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×