kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.335
  • EMAS679.000 -0,29%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Hanson International (MYRX) telah serap belanja modal sebesar Rp 454 miliar

Senin, 27 Mei 2019 / 21:39 WIB

Hanson International (MYRX) telah serap belanja modal sebesar Rp 454 miliar
ILUSTRASI. Logo Hanson Group

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hanson International Tbk (MYRX) serap belanja modal Rp 454 miliar. Adapun dana tersebut digunakan untuk perluasan pembelian lahan di area Maja dan sekitar existing proyek yg sudah ada guna mencapai ambisi pengembangan kota.

Head of PR & Communication PT Hanson International Tbk Dessy A. Putri mengatakan aksi penambahan landbank itu sejalan dengan rencana perseroan untuk membangun Grand Jakarta dengan mengakuisisi lahan seluas 16.000 hektare (ha). Adapun untuk memenuhi ambisi tersebut pihaknya telah mengakuisisi lahan baru seluas 160 ha dengan menyerap belanja modal Rp 454 miliar.


"Jadi kami kumpulkan terus karena fokusnya bukan membangun terus cari daerah lagi, tapi pengembangan kota, satu kesatuan," ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Untuk di daerah Maja sendiri disebutnya telah dikembangkan seluas 424 ha telah. Dari sana hingga kuartal I lalu pihaknya telah menjual 17.000 unit rumah padahal pihaknya baru membangun 14.000 unit dengan yang sudah terima berjumlah 8.000 hingga 9.000 unit.

Saat ini sendiri, total landbank Hanson telah mencapai 4.900 ha. Hingga akhir tahun nanti, apabila tak ada hambatan ditargetkan landbank perseroan mencapai 6.000 ha.

Menilik target tersebut, Dessy bilang akan memanfaatkan momen lebaran untuk belanja tanah. "Karena jelang lebaran banyak orang jual tanah untuk menambah keperluan ramadan," tuturnya.

Dengan begitu, dipastikan usai lebaran nanti landbank perseroan akan bertambah kembali. Sayang potensi pertambahannya ia masih enggan buka-bukaan.

Sekedar mengingatkan, belanja modal yang dianggarkan perseroan tahun ini sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun.

Untuk aksi akuisisi lahan ini sendiri, Dessy mengungkapkan akan fokus pembangunan di dekat rel kereta api mulai dari Serpong hingga Rangkasbitung. Menurutnya, hal tersebut lantaran pertimbangan masyarakat mencari tempat tinggal yang mudah akses infrastrukturnya.

Adapun pengembangan kota Grand Jakarya tersebut, perseroan melalui pembangunan kota-kota tematik.  Hanson International berencana membangun 4 kota tematik yang mana dua di antaranya yakni Kota Pendidikan dan Kota Syariah.

Asal tahu saja, pengembangan proyek Grand Jakarta ini akan memakan waktu 15 tahun. Adapun ambisi ini sudah mulai berjalan sejak 2-3 tiga tahun lalu.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0766 || diagnostic_web = 0.3344

Close [X]
×