kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.197   -67,90   -0,82%
  • KOMPAS100 1.155   -13,40   -1,15%
  • LQ45 828   -11,85   -1,41%
  • ISSI 294   -2,09   -0,71%
  • IDX30 431   -4,88   -1,12%
  • IDXHIDIV20 515   -5,88   -1,13%
  • IDX80 129   -1,56   -1,19%
  • IDXV30 142   -0,77   -0,54%
  • IDXQ30 139   -1,89   -1,34%

Harga ayam masih jatuh, Pinsar Indonesia desak pemerintah lakukan afkir dini


Rabu, 29 Januari 2020 / 17:15 WIB
Harga ayam masih jatuh, Pinsar Indonesia desak pemerintah lakukan afkir dini
ILUSTRASI. Harga Ayam Merangkak Naik: Peternak ayam di Gunung Sindur, Bogor, Jumat (11/10).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Afkir dini menjadi solusi mengingat kerja sama penjagaan harga dengan pengusaha integrator belum memberi hasil maksimal. Saat ini harga masih sekitar Rp 16.000 per kilogram (kg) hingga Rp 16.500 per kg.

Sementara harga produksi sendiri mencapai Rp 17.500 per kg hingga Rp 18.000 per kg. Angka itu juga masih di bawah harga acuan yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp 18.000 per kg.

Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) bidik pertumbuhan laba 15% tahun 2020

Peternak dan pengusaha integrator sepakat menjaga harga sesuai harga acuan. Namun, kebijakan tersebut masih belum bisa diterapkan saat ini karena kelebihan suplai. "Kita minta harga acuan yakni terendah Rp 18.000 per kg tetapi karena over supply kemampuanya hanya Rp 16.000 per kg," jelas Sugeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×