kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga ayam masih jatuh, Pinsar Indonesia desak pemerintah lakukan afkir dini


Rabu, 29 Januari 2020 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Harga Ayam Merangkak Naik: Peternak ayam di Gunung Sindur, Bogor, Jumat (11/10).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Afkir dini menjadi solusi mengingat kerja sama penjagaan harga dengan pengusaha integrator belum memberi hasil maksimal. Saat ini harga masih sekitar Rp 16.000 per kilogram (kg) hingga Rp 16.500 per kg.

Sementara harga produksi sendiri mencapai Rp 17.500 per kg hingga Rp 18.000 per kg. Angka itu juga masih di bawah harga acuan yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp 18.000 per kg.

Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) bidik pertumbuhan laba 15% tahun 2020

Peternak dan pengusaha integrator sepakat menjaga harga sesuai harga acuan. Namun, kebijakan tersebut masih belum bisa diterapkan saat ini karena kelebihan suplai. "Kita minta harga acuan yakni terendah Rp 18.000 per kg tetapi karena over supply kemampuanya hanya Rp 16.000 per kg," jelas Sugeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×