kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Harga Cabai Mahal, Masyarakat Diimbau Tanam Cabai Sendiri


Jumat, 17 Maret 2023 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Harga cabai semakin mahal jelang bulan Ramadan. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga cabai semakin mahal jelang bulan Ramadan. 

Berdasarkan pantauan Kontan.co.id di Pasar Kramat Jati, Jum'at (17/3) harga cabai rawit sudah mencapai Rp 90.000/kg. 

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menjelaskan kenaikan cabai terjadi karena faktor cuaca ekstrem di sentra produksi dan berdampak pada gagal panen. 

Baca Juga: Sepekan Jelang Ramadan Harga Cabai dan Bawang Merangkak Naik

Untuknya, Arif imbau masyarakat agar bisa tanam cabai sendiri paling tidak untuk memenuhi kebutuhannya. Sehingga jika ada kenaikan cabai tidak akan memberikan dampak finansial di kalangan masyarakat.  

"Kita imbau masyarakat kalau ada kesempatan bisa tanam cabai sendiri di polybag, itu bisa membantu kita semua," kata Arief, Jum'at (17/3). 

Baca Juga: Harga Pangan Jelang Puasa Mulai Naik, Kenaikan Harga Cabai Mengkhawatirkan

Menurutnya saat kenaikan cabai ini, pemerintah sudah berupaya dalam pemerataan stok cabai dari wilayah surplus ke wilayah defisit. Pemerintah juga memberikan subsidi transportasi agar kenaikan cabai dapat ditekan. 

"Dan ini Bapanas memetakan wilayah mana saja yang defisit yang bisa jadi sumber (cabai) bersama Kementerian Pertanian," ungkap Arief. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×