kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Harga daging masih tinggi, Wapres usul impor sapi


Kamis, 28 Januari 2016 / 19:54 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA.Harga daging sapi di pasaran belum turun signifikan meski Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen untuk sapi impor sudah dihapus pemerintah. Menanggapi persolan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengusulkan solusi cepat.

Menurutnya, keran impor sapi bisa dibuka lagi sehingga harga daging menjadi stabil. "Pertama PPN sudah diturunkan dan kalau perlu ditambah impornya," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Kalla mengatakan, permintaan daging sapi saat ini terus naik sementara di sisi lain jumlah produksi sapi nasional tidak naik signifikan. Untuk memenuhi kebutuhan itu, maka salah satu jalan yang diyakini tepat adalah dengan impor sapi. "Kan penduduk bertambah, penghasilan bertambah, orang lebih banyak makan daging dibanding sebelumnya. Sementara, produksi sapi tidak banyak naik jadi lebih banyak permintaan daripada supply-nya," kata Kalla.

Berdasarkan data Bapokstra Kementerian Perdagangan, harga daging sapi di wilayah DKI Jakarta mencapai rata-rata Rp 124.540 per kilogram (kg). Adapun secara nasional, rata-rata harga daging sapi awal pekan ini di level Rp 112.870 per kg. Pantauan Kompas.com pada Selasa (26/1/2016) di sejumlah pasar di Warakas, Jakarta Utara, harga daging sapi masih kisaran Rp 130.000 per kg. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×