kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.865   -70,00   -0,39%
  • IDX 5.862   -33,87   -0,57%
  • KOMPAS100 760   -4,74   -0,62%
  • LQ45 579   -4,71   -0,81%
  • ISSI 203   0,06   0,03%
  • IDX30 329   -2,57   -0,77%
  • IDXHIDIV20 404   -3,72   -0,91%
  • IDX80 86   -0,50   -0,58%
  • IDXV30 109   -0,56   -0,51%
  • IDXQ30 106   -0,95   -0,89%

Harga Eceran Rokok Naik, Wamenperin Berharap Industri Tembakau Bertahan


Selasa, 17 Desember 2024 / 16:37 WIB
Harga Eceran Rokok Naik, Wamenperin Berharap Industri Tembakau Bertahan
ILUSTRASI. Dua petani memanen tembakau di Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Senin(14/10/2024). Rencana kenaikan Harga Jual Eceran (HJE) rokok per 1 Januari 2025 berpotensi turut menekan kinerja Industri Hasil Tembakau (IHT).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana kenaikan Harga Jual Eceran (HJE) rokok per 1 Januari 2025 berpotensi turut menekan kinerja Industri Hasil Tembakau (IHT).

Merespons hal tersebut, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza berharap IHT masih dapat bertahan di tengah tantangan bisnis yang ada.

"Mudah-mudahan tidak terdampak banyak (ke produksi)," ungkap Faisol di Gedung Kementerian Perindustrian, Selasa (17/12).

Faisol menjelaskan, sejauh ini sumbangan cukai rokok tercatat mengalami penurunan. Meski demikian, jika dicermati, jumlah orang yang merokok justru tidak mengalami penurunan.

Baca Juga: Harga Jual Eceran Rokok Resmi Naik di Awal 2025, Begini Respon APVI

Untuk itu, menurutnya perlu ada perhitungan atau evaluasi penyebab penurunan sumbangan cukai rokok.

DI sisi lain, Faisol memastikan komunikasi dengan pelaku usaha maupun asosiasi turut dilakukan pemerintah.

Terlebih, pelaku usaha selama ini menyampaikan berbagai tantangan bisnis lainnya.

Baca Juga: Kenaikan UMP dan PPN di 2025 Berpotensi Tekan Penjualan Lahan Industri

"Mereka mengeluhkan rancangan peraturan kemasan, kemudian (ketentuan) berjualan harus kurang lebih 200 meter dari tempat pendidikan," jelas Faisol.

Faisal menegaskan, Kemenperin pun kini melakukan diskusi dengan pelaku usaha untuk mendapatkan solusi terbaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×