kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga kaca film V-Kool akhirnya naik


Jumat, 16 Oktober 2015 / 17:41 WIB
Harga kaca film V-Kool akhirnya naik


Sumber: Kompas.com | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Setelah bertahan sejak pertengahan 2015, pemasar kaca film merek V-Kool akhirnya menyerah dan menaikkan harga.

Hingga saat ini, PT V-Kool Indo Lestari (VIL) mengimpor kaca film yang dipasarkannya dari Palo Alto, Amerika Serikat dan Jerman sebagai lokasi V-Kool diproduksi.  Tentu saja, impor menggunakan dollar AS.

Memang rupiah yang sebelumnya sempat menembus Rp 14.800-an per dolar, sudah menguat ke kisaranh Rp 13.500 per dollar AS. Namun, jika dihitung sejak awal tahun hingga sekarang, rupiah masih melemah cukup banyak.

Nah, pelemahan nilai tukar rupiah itulah yang menjadi alasan VIL menyesuaikan harga dan membebankan kenaikannya kepada konsumen.

”Kami sudah menahan harga sejak Juli 2015, dan per Oktober kenaikan sudah tidak bisa dihindarkan lagi. Tapi kalau dibandingkan dengan negara-neara ASEAN lain, Indonesia paling rendah (harga pemasaran kaca film V-Kool lebih murah),” ujar Vice President VIL Linda Widjaja (15/10/2015).

Linda menjelaskan, rata-rata kenaikan harga kaca film V-Kool berada di range 4%-6%. Beban awal ditujukan pada para pemegang merek mobil yang merekomendasikan kaca film merek ini sebagai OEM (suku cadang asli).

Dampak melemahnya rupiah bukan saja memukul harga, tetapi juga menggencet penjualan. Apalagi, penjualan mobil juga ikut turun, yang otomatis membuat permintaan pemasangan kaca film baru ikutan drop.

”Penjualan kami mengalami penurunan sekitar 20% akibat dari penurunan penjualan mobil sekitar 30%-40%. Tapi kami tetap menjadi pilihan utama kaca film di Indonesia, terbukti dengan market share sekitar 70%,” kata Linda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×