kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Harga karet menguat untuk hari keempatnya akibat ekspektasi defisit pasokan


Selasa, 22 Maret 2011 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Ellen May, Pengamat Pasar Modal dan pendiri Ellen May Institute. 


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

BANGKOK. Kontrak karet di Tokyo menguat untuk hari keempatnya hari ini akibat ekspektasi pasokan karet tak mencukupi permintaan, sehingga mendorong kenaikan harga karet.

Harga kontrak karet untuk pengiriman Agustus 2011 naik 5,1% menjadi 429,6 yen per kilogram (kg) atau US$ 5.305 per metrik ton di Tokyo Commodity Exchange sebelum diperdagangkan di harga 425,8 yen pada pukul 12:27 waktu setempat.

Harga kontrak karet telah menanjak 27% sejak melemah mencapai harga terendahnya dalam 4 bulan di angka 335 yen per kilogram (kg) pada 15 Maret 2011. Penguatan ini terjadi setelah Thailand, Indonesia dan Malaysia menyetujui untuk menunda ekspor jika harga karet terus turun.

Tiga negara pengekspor karet ini minggu lalu menyetujui harga minimum karet sebesar US$ 4 per kg setelah harganya turun 37% dari harga tertingginya 535,7 yen pada 18 Februari 2011.

Harga karet sempat melemah akibat memburuknya situasi konflik di Timur Tengah dan melambatnya penjualan mobil di China. Ditambah lagi, adanya gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang juga berkontribusi terhadap penurunan harga karet.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×