kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Harga minyak tertekan corona, kinerja hulu migas diklaim masih terjaga


Jumat, 27 Maret 2020 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak tertekan corona, kinerja hulu migas diklaim masih terjaga.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan, kegiatan operasional memang masih berjalan normal dengan penerapan protokol yang lebih ketat. Namun, imbuhnya, pandemi corona ini berpotensi akan berdampak terhadap pencapaian perusahaan di kuartal I 2020.

"Pencapaian kuartal I 2020 mungkin ada sedikit pengaruhnya, terutama sepanjang bulan Maret ini harga minya rendah dan mulai masif penularan Covid-19 di Indonesia," kata Nanang.

Baca Juga: SKK Migas: Operasionalisasi lapangan Kepodang harus lebih efisien

Meski demikian, Nanang mengatakan, hal tersebut belum akan mengubah target produksi dan lifting migas di tahun ini. Sejauh ini, katanya, Pertamina EP masih optimistis bisa mengejar target lifting migas sebagaimana yang direncanakan dalam WP&B tahun 2020.

"Sampai saat ini belum terpengaruh pada produksi atau lifting. Kemarin diskusi dengan Tim SKK Migas via online, kesimpulannya belum akan mengubah rencana kerja, tapi lebih ke usaha-usaha cost efisiensi," terangnya.

Nanang menjelaskan, upaya efisiensi tersebut antara lain meliputi pemotongan anggaran-anggaran kegiatan yang tidak berhubungan dengan peningkatan produksi dan cadangan, negosiasi kontrak-kontrak dengan vendor, serta fokus pada program-program quick yielding.

Adapun, pada tahun ini target lifting Pertamina EP sebesar 85.000 bopd minyak dan 765 mmscfd gas. Hingga 22 Maret, kata Nanang, realisasi lifting minyak berada di angka 81.601 bopd dan 956 mmscfd untuk gas. "96% terhadap draw down target untuk oil dan 105% terhadap draw down target untuk gas," kata Nanang.

Baca Juga: Transisi Rokan, Chevron bakal lanjutkan investasi hingga akhir kontrak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×