kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis, Bagaimana Harga Mobil Bekas Konvensional?


Senin, 18 Agustus 2025 / 11:13 WIB
Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis, Bagaimana Harga Mobil Bekas Konvensional?
ILUSTRASI. Penurunan harga mobil listrik bekas yang terjadi belakangan ini belum memberikan dampak signifikan terhadap harga mobil bekas secara umum. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Penurunan harga mobil listrik bekas yang terjadi belakangan ini belum memberikan dampak signifikan terhadap harga mobil bekas secara umum. 

Mobil berbahan bakar bensin dan diesel tetap menunjukkan tren harga yang stabil, terutama untuk model-model dengan permintaan tinggi di pasar, seperti kendaraan di segmen Low MPV dan Low SUV. 

Stabilitas Harga Mobil Konvensional 

Rama, dari showroom Rama Dagang Mobil, menjelaskan bahwa penurunan harga mobil listrik bekas tidak serta-merta memengaruhi harga mobil konvensional. 

“Avanza dan gitu-gitu aman. Toyota dan Suzuki mobil primer (merek mobil pilihan pertama),” ungkap Rama kepada Kompas.com, Sabtu (16/8/2025). 

Menurut Rama, kendaraan di segmen mobil pertama, seperti Toyota Avanza, Suzuki Ertiga, atau model lain dalam kelas serupa, masih menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mencari kendaraan fungsional dan terjangkau. 

Mobil konvensional berbahan bakar bensin dinilai masih lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari. 

Baca Juga: Harga Mobil Listrik Bekas Turun Tajam, Ioniq 5 Terparah

Segmen Berbeda untuk Mobil Listrik Bekas 

Di sisi lain, pasar mobil listrik bekas cenderung menyasar segmen yang berbeda. Konsumen di segmen ini biasanya sudah memiliki mobil utama dan sedang mempertimbangkan kendaraan kedua. 

“Buat (segmen) yang mobil kedua paling. Peruntukan mobil kedua, bukan mobil primer. Sedangkan yang lainnya, harganya jauh lebih murah dan dapatnya listrik,” jelas Rama. 

Konsumen yang tertarik pada mobil listrik bekas ini biasanya lebih terbuka untuk mencoba teknologi baru, terutama jika mobil tersebut digunakan untuk jarak pendek atau kebutuhan dalam kota. 

Tonton: Kinerja Indonesia Kendaraan (IPCC) Ditopang Kargo Mobil Listrik, BYD Mendominasi

Faktor harga yang lebih terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka. Dengan demikian, meskipun harga mobil listrik bekas mengalami penurunan, hal tersebut tidak berpengaruh langsung terhadap pasar mobil konvensional, yang tetap menunjukkan kestabilan harga dan permintaan yang tinggi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Mobil Listrik Bekas Turun, Mobil Konvensional Tetap Stabil"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×