kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Harga Pertalite bakal naik setelah uji coba


Jumat, 24 Juli 2015 / 15:19 WIB
Harga Pertalite bakal naik setelah uji coba


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan uji pasar Pertalite, Jumat (24/7). Varian bahan bakar baru degan oktan 90 ini masih dipasarkan dalam harga promo sebesar Rp 8.400 per liter. Rencananya, uji pasar ini akan dilakukan sampai Oktober mendatang.

"Tes pasar ini kita gunakan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang mau merasakan Pertalite. Kita juga menunggu respon dan tanggapan dari masyarakat setelah menggunakan Pertalite selama dua bulan," ucap Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto di sela-sela prosesi tes pasar Pertalite di Jakarta, (24/7).

Setelah dua bulan, lanjutnya, akan ada peninjauan ulang dengan melihat perkembangan dan respon dari masyarakat. "Bila bagus kita akan tambahkan lagi kuota pengirimannya sekaligus grand launching, kemungkinan perubahan harga pun bisa terjadi," lanjut Dwi.

Kemungkinan naik

Sementara itu, Mohamad Iskandar, Senior Vice President Marketing and Distribution Pertamina mengatakan bahwa ada kemungkinan harga Pertalite naik setelah masa uji pasar selama dua bulan ke depan.

"Rp 8.400 ini harga promo. Pertalite juga bukan subsidi, perlakuannya sama dengan Pertamax mengikuti harga minyak dunia. Jadi bisa saja setelah uji pasar dalam waktu dua bulan harga naik. Tapi yang pasti untuk harga Pertalite akan selalu di bawah RON 92 dan 95," ucap Iskandar.

Iskandar menjelaskan, bila responnya positif, Pertamina akan melakukan penambahan outlet. Bulan depan depot di Jawa Tengah juga sudah siap menyuplai Pertalite. "Target Pertamina sampai dua bulan nanti mencapai 600-1.000 SPBU se-Jawa-Bali. Tapi bila tidak sesuai, kita akan evaluasi ulang," jelas Iskandar. (Stanly Ravel)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×