kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Harga Plastik Melonjak, Lay's Klaim Kemasan Produk Pakai Plastik Mudah Daur Ulang


Kamis, 07 Mei 2026 / 18:40 WIB
Harga Plastik Melonjak, Lay's Klaim Kemasan Produk Pakai Plastik Mudah Daur Ulang
ILUSTRASI. Peresmian Pabrik Pertama Pepsico di Cikarang (KONTAN/Vatrischa Putri)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) selaku produsen makanan ringan Lay's, Cheetos, dan Doritos asal Amerika Serikat menyatakan buka suara soal bahan baku kemasan yang digunakan di saat harga plastik di Indonesia tengah melonjak.

Diketahui, harga plastik di Indonesia tengah melonjak tinggi. Hal tersebut disebabkan dampak konflik geopolitik.

Director of Corporate Communications, Government Affairs and Sustainability PepsiCo Indonesia, Gabrielle Angriani Johny menjelaskan bahwa kondisi geopolitik saat ini memang berdampak kepada semua pihak, khususnya para produsen yang memiliki usaha dengan menggunakan kemasan plastik.

Baca Juga: Lepas Indonesia Tambah Dealer Baru di Pluit, Target 40 Showroom di Tahun 2026

Gabrielle menyebut, pihaknya tengah berusaha maksimal beradaptasi dengan kondisi geopolitik yang tak kunjung usai.

"Tentu saja sebagai industri kami akan berusaha untuk bisa adapt dengan kondisi global seperti ini sambil kita terus berharap kondisi akan menjadi lebih baik," ujar dia di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Namun begitu, Gabrielle menegaskan bahwa PepsiCo menggunakan bahan kemasan yang mudah didaur ulang untuk setiap produknya. Bahkan, pihaknya sudah sudah melakukan upaya daur ulang.

"Jadi kami kumpulkan, kami daur ulang itu bahkan di tahun pertama beroperasi yaitu tahun lalu. Jadi sekarang udh mulai dikumpulkan dan didaur ulang kemasannya Lay's ini," ungkap dia.

Di sisi lain, Gabrielle menyebutkan bahwa kondisi geopolitik yang menyebabkan semua harga bahan baku melonjak, masih belum memberikan dampak signifikan untuk industri PepsiCo.

"Tim kami secara internal punya pertimbangan tersendiri mengenai harga produk dan apa yang kami luncurkan saat ini kami rasa sudah merupakan sesuatu yang cukup menarik buat konsumen," bebernya.

Baca Juga: Dominasi Mobil Jepang di Industri Otomotif RI Mulai Digoyang China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×