kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.693   17,00   0,10%
  • IDX 6.096   -222,80   -3,53%
  • KOMPAS100 804   -27,92   -3,35%
  • LQ45 617   -14,06   -2,23%
  • ISSI 215   -10,59   -4,70%
  • IDX30 353   -7,26   -2,02%
  • IDXHIDIV20 441   -7,94   -1,77%
  • IDX80 93   -2,99   -3,12%
  • IDXV30 121   -2,87   -2,31%
  • IDXQ30 116   -2,01   -1,71%

Harga telur ayam mulai stabil, setelah sebulan rontok


Senin, 13 April 2020 / 07:18 WIB
ILUSTRASI. pedagang terkus ayam di Pasar Senen Jakarta, Indonesia, December 2, 2019. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Perkembangan harga sepekan (4 April s/d 11 April 2020)

Jika kita bandingkan harga telur pada Sabtu lalu dengan harga sepekan sebelumnya (4/4), tampak bahwa para peternak ayam petelur di 7 daerah menikmati kenaikan harga

Daerah-daerah itu adalah: Aceh, Medan, Pekanbaru, Kepri, Solo, Kendari, Gorontalo,

Tiga daerah yang mengalami kenaikan harga telur tertinggi adalah Gorontalo (10,00% | Rp 22.000), Kendari (10,00% | Rp 22.000), dan Solo (3,16% | Rp 19.600).

Sebaliknya, harga telur di 25 daerah masih lebih rendah ketimbang sebulan lalu (lihat tabel).

Daerah yang mengalami penurunan harga telur terdalam adalah: Klaten (-10,53% | Rp 20.400), Tuban (-6,82% | Rp 20.500), dan Pare-pare (-6,78% | Rp 22.000),

Adapun sisanya adalah daerah yang harga telur pada Sabtu (11/4) sama dengan harga sepekan sebelumnya (lihat tabel).

Baca Juga: Harga ayam broiler tekor sebulan terakhir, ada tanda-tanda mulai naik?

Perkembangan harga telur sehari (10 April vs 11 April 2020) >>>




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×