kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Hashim: Ratusan Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Dibekingi Orang Kuat


Selasa, 03 Februari 2026 / 20:04 WIB
Hashim: Ratusan Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Dibekingi Orang Kuat
ILUSTRASI. Hashim Djojohadikusumo (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan masih terdapat ratusan tambang yang beroperasi melanggar aturan di Indonesia.

Ia menilai aktivitas tambang ilegal tersebut tetap berjalan karena mendapat perlindungan dari pihak-pihak yang memiliki kekuatan besar.

Meski demikian, Hashim bilang Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menertibkan dan mencabut izin tambang ilegal, seperti yang telah dilakukan terhadap sejumlah tambang di Raja Ampat, Papua Barat.

Baca Juga: Hashim Djojohadikusumo Ungkap Indonesia Tak Bakal Phase Out PLTU Batubara

Menurut adik dari Presiden Prabowo ini, terdapat empat tambang di wilayah tersebut yang terbukti melanggar ketentuan dan telah ditindak.

“Dan ada ratusan tambang lainnya ya. Dan ini masing-masing dibeking,” kata Hashim saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Hashim menambahkan, operasional tambang ilegal tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu bencana alam hingga menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) Genjot Internet Rakyat Lewat Wi-Fi 7

Dengan adanya dampak tersebut, ia menilai aktivitas tambang ilegal sudah masuk dalam ranah tindak pidana.

“So, ini ada konsekuensi pidana bagi pelaku-pelakunya karena ada rakyat yang meninggal,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×