kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Hiba Utama tidak akan kenakan denda jika bus yang disewa terjebak kemacetan


Jumat, 23 November 2018 / 21:01 WIB
ILUSTRASI. Bus HIBA Utama


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemacetan di jalur strategis kini jadi salah satu tantangan bagi operator bus. Misalnya saja di jalan tol Jakarta Cikampek di mana kemacetan kerap terjadi karena adanya proyek jalan tol elevated, LRT, dan Kereta Cepat.

Demi menjaga permintaan sewa bus tetap stabil, operator bus PT Hiba Utama tidak mengenakan denda jika bus yang disewa terjebak kemacetan.

General Manager Marketing & Operational PT Hiba Utama Saiful Anwari menjelaskan, misalnya ada permintaan charter ke Bandung selama 18 jam.

Kemudian bus yang disewanya terjebak macet sehingga mengakibatkan durasi sewa bertambah. “Dalam kondisi itu denda kita hilangkan,” katanya kepada Kontan.co.id pada Jum’at (23/11).

Adapun untuk bisa mengonfirmasi bahwa bus yang disewa terjebak kemacetan, Hiba Utama kini sudah dilengkapi dengan GPS.

Beda urusannya jika bus yang di-charter durasinya bertambah karena penumpang banyak mampir ke tempat wisata lain. “Nah itu per jam ada dendanya,” tambah Saiful.

Adapun saat ini Hiba Utama memiliki 780 armada. Seluruhnya sudah termasuk armada untuk charter, armada bus AKAP, dan armada bus bandara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×