kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Hingga Maret 2021, capex Bisi International (BISI) telah terserap 24%


Rabu, 23 Juni 2021 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memilah benih jagung hibrida di Pabrik produksi benih jagung hibrida Bisi Tulungrejo Kediri Jawa Timur, Kamis (16/8). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/08/2018.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

“Ke depan tidak tertutup kemungkinan kami akan membuka jalur distribusi baru seperti penjualan canvassing yang sudah dilakukan dua tahun terakhir, terutama di Pulau Jawa,” tukas Agus.

Lebih lanjut, sejak awal tahun 2020 lalu, BISI telah memanfaatkan platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak untuk memasarkan produk benih Home Garden Seed yang diproduksi perusahaan tersebut. BISI juga memanfaatkan jaringan ritel dari Charoen Pokphand Group untuk memasarkan produk-produk urban farming seed.

Tahun ini, kata Agus, BISI menargetkan penjualan produk Home Garden Seed dan Urban Farming Seed sebanyak 2 juta packs dengan kontribusi sekitar 5%--10% terhadap penjualan perusahaan untuk segmen benih holtikultura.

Sebagai catatan, per kuartal I-2021, penjualan BISI naik 8,1% (yoy) menjadi Rp 434,18 miliar. Laba bersih BISI melonjak 200% (yoy) menjadi Rp 79,5 miliar di periode yang sama.

Selanjutnya: Tambah delapan gerai, Ace Hardware (ACES) siapkan capex Rp 100 miliar di tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×