kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.006,37   -5,10   -0.50%
  • EMAS945.000 0,21%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Holding Perkebunan Nusantara Laksanakan Transformasi Bisnis Gula


Minggu, 16 Januari 2022 / 23:31 WIB
Holding Perkebunan Nusantara Laksanakan Transformasi Bisnis Gula
ILUSTRASI. Launching Produk NUSAKITA: Suasana saat peluncuran produk ritel NUSAKITA di Jakarta, Selasa (17/8). PTPN III meluncurkan produk-produk berupa minyak goreng, gula pasir, teh dan kopi. KONTAN/Baihaki/17/8/2021


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketahanan gula nasional kini menjadi salah satu fokus utama holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).  Untuk itu, holding PTPN melakukan restrukturisasi bisnis gula, sebagai langkah strategis  menjawab tantangan ketahanan gula nasional.  

Restrukturisasi bisnis gula tersebut merupakan bagian dari 88 Program Strategis Kementerian BUMN.  Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memiliki tanggung jawab  melipatgandakan produksi gula menjadi 1,8 juta ton untuk mendukung swasembada gula konsumsi tahun 2025 sekaligus menyejahterakan petani tebu rakyat.

Holding Perkebunan Nusantara telah membentuk PT Sinergi Gula Nusantara pada 17 Agustus 2021 lalu.  PT Sinergi Gula Nusantara merupakan gabungan tujuh anak perusahaan pengelola perkebunan tebu.

Pembentukan Sinergi Gula Nusantara ini memiliki tiga  inisiatif utama. Yaitu modernisasi pabrik gula, intensifikasi melalui peningkatan produktivitas,  serta ekstensifikasi lahan dengan cara sinergi BUMN dan program kemitraan dengan petani tebu. 

“Tahun 2021, sebelum transformasi bisnis gula , sebenarnya beberapa pabrik gula kami sudah memiliki kinerja optimum dengan harga pokok produksi sekitar Rp 8.000,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), M. Abdul Ghani, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Sab\tu (15/1). 

Holding Perkebunan Nusantara telah memiliki roadmap bisnis gula yang sejalan target Pemerintah dalam mencapai swasembada gula.  “Mewujudkan kesejahteraan petani tebu rakyat merupakan faktor kunci dalam mewujudkan kemandirian gula konsumsi nasional”, ujar Ghani.

Roadmap gula ke depan, BUMN melalui PTPN dan BUMN pangan lain akan berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan dan pendanaan untuk meningkatan produktivitas. Serta minat petani dalam menanam tebu.  

Ghani yakin, dengan kolaborasi PTPN dan Petani Tebu Rakyat dapat menyukseskan swasembada gula konsumsi nasional, menyejahterakan petani, dan menciptakan gula dengan harga yang wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×