kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Holycow Group kembangkan gerai seafood


Rabu, 25 Juli 2018 / 21:11 WIB
Holycow Group kembangkan gerai seafood
ILUSTRASI. Holycow by Chef Afit


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holycow Group tak hanya menjadikan daging sapi sebagai menu utamanya, melalui Loobie Lobster perusahaan juga menjajakan produk hidangan laut atau seafood. Ke depan tak menutup kemungkinan perusahaan akan mengembangkan produk berbahan dasar lain.

Arief Budi Satrio, Direktur Operasional Holycow Group menyampaikan saat ini bisnis food and beverages (F&B) bertumbuh cukup baik. Saat ini secara total perusahaan memiliki 27 gerai dengan proporsi gerai Holycow Steakhouse by Chef Afiit yang mencapai 22 gerai.

“Sebenarnya Holycow Group sendiri tidak bergerak hanya di daging sapi karena kami ada Loobie Lobster yang bergerak di seafood dengan menu utama lobster jadi ada kemungkinan kami coba hal baru di luar daging sapi,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/7).

Untuk inovasi, perusahaan juga sering mengeluarkan limited time offer (LTO) untuk melihat minat pasar, nantinya bila sambutan pelanggan baik maka menu tersebut akan dijadikan menu reguler. Yang jelas, inovasi mencoba hal-hal baru menjadi salah satu kunci bisnis kuliner perusahaan bisa bertumbuh dengan baik.

“Strategi LTO itu sebenarnya strategi kami untuk membaca pasar, ya istilahnya tes market lah. Jadi kalau customer cocok ya kami masukkan ke menu reguler,” lanjutnya.

Dirinya mengatakan bahwa saat ini perusahaan belum akan menambah brand baru, saat ini perusahaan masih fokus pengembangan Holycow Steakhouse by Chef Afit, The Holyribs dan Loobie Lobster. Namun tak menutup kemungkinan ke depan perusahaan akan mengenalkan brand baru lagi ke pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×