kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.875   52,00   0,29%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Hore, karyawan Hess kini bekerja di Saka Energi


Rabu, 15 Januari 2014 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan produk investasi emas di konter Galeri 24 Pegadaian, Jakarta.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Azis Husaini

JAKARTA. PT Saka Energi Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap menjadi operator di Blok Ujung Pangkah. Sebab, karyawan Hess Indonesia yang selama ini mengoperasikan Blok Ujung Pangkah tidak akan ada satupun yang dipecat, bahkan malah menjadi karyawan Saka Energy.

Direktur Operasi PT Saka Energy Tumbur Parlindungan mengungkapkan, pihaknya akan siap mengoperasikan Blok Ujung Pangkah. "Semua karyawan Hess Corp akan menjadi karyawan Saka Energy, jadi tidak ada yang berubah di sana," ungkap dia kepada KONTAN, Rabu (15/1).

Seperti diketahui sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menunggu rekomendasi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) soal akuisisi sisa 75% saham Hess Corp di Blok Ujung Pangkah. Sebab, persetujuan akuisisi di Blok Ujung Pangkah itu mesti mendapatkan izin dari SKK Migas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×