kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.748   40,00   0,23%
  • IDX 6.486   -39,98   -0,61%
  • KOMPAS100 845   -3,82   -0,45%
  • LQ45 640   -4,62   -0,72%
  • ISSI 228   -0,20   -0,09%
  • IDX30 357   -2,79   -0,77%
  • IDXHIDIV20 435   -1,98   -0,45%
  • IDX80 96   -0,56   -0,58%
  • IDXV30 121   -0,08   -0,07%
  • IDXQ30 113   -0,87   -0,76%

Hutama Karya Garap Proyek Jalan di Tulungagung Senilai Rp 201,63 Miliar


Sabtu, 05 Agustus 2023 / 12:05 WIB
ILUSTRASI. PT Hutama Karya mendapat kepercayaan menggarap proyek baru pekerjaan jalan Lot 1A : Brumbun – P.Sibe di Tulungagung, Jawa Timur di semester II-2023.


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hutama Karya mendapat kepercayaan menggarap proyek baru pekerjaan jalan Lot 1A : Brumbun – P.Sibe di Tulungagung, Jawa Timur di semester II-2023.

Dalam proyek ini, Hutama Karya berkolaborasi dengan PT Gala Karya melalui KSO Hutama-Gala, dengan porsi Hutama Karya 70% dan Gala Karya 30%.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan, proyek senilai Rp 201,63 miliar ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 mendatang.

Manfaat jangka panjang dengan kehadiran Jalan Lot 1A : Brumbun – P.Sibe ini akan berdampak pada pertumbuhan investasi dan peningkatan perekonomian yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Tentunya hal ini akan memberikan manfaat yang sangat positif bagi masyarakat sekitar serta dapat mengakomodir pengembangan jalan lintas selatan wilayah Jawa bagian selatan, memudahkan jalur logistik serta peningkatan sektor pariwisata di Jawa dan Bali,” ujar Tjahjo dalam keterangan rilisnya, Sabtu (4/8).

Baca Juga: Hutama Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 15,80 Triliun Hingga Juni 2023

Lebih lanjut, Tjahjo menyebutkan, dalam proyek ini, Hutama Karya bertanggung jawab pada pekerjaan tanah (cut & fill), pekerjaan struktur, dan pekerjaan aspal dengan total penanganan pekerjaan sepanjang 9,5 KM.

“Dalam konstruksinya, akan diterapkan sejumlah metode kerja dengan dominan penggunaan alat berat konstruksi, mempercepat pekerjaan struktur agar pekerjaan finishing dapat segera dimulai dan melakukan review design sehingga dapat memastikan bahwa pekerjaan akan dilaksanakan secara efisien dan efektif,” kata Tjahjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×