kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Hypernet Technologies Ungkap Strategi, Dari Warnet ke Managed Service Provider


Rabu, 28 Januari 2026 / 13:12 WIB
Hypernet Technologies Ungkap Strategi, Dari Warnet ke Managed Service Provider
ILUSTRASI. Pekerja memasang papan nama dan logo XL Smart (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan lanskap bisnis yang semakin dinamis, kemampuan sebuah perusahaa  beradaptasi menjadi kunci keberlanjutan. Tidak hanya soal teknologi juga bagaimana organisasi membangun kolaborasi, menjaga ritme kerja  dan tumbuh bersama seluruh ekosistem.

Maka, kesinambungan pertumbuhan menjadi faktor penting bagi perusahaan teknologi yang ingin tetap relevan di tengah perubahan.

Hypernet Technologies merupakan salah satu perusahaan yang tumbuh melalui proses adaptasi dan transformasi tersebut. Perusahaan yang menjadi bagian XL Smart itu mengembangkan model bisnis, memperluas layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan karyawan, pelanggan, dan mitra.

"Kemajuan perusahaan tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui langkah yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain,” kata VP Brand and Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo, dalam keterangan resmi, Selasa (27/1). 

Perjalanan Hypernet Technologies sendiri bermula dari langkah sederhana. Perusahaan ini tidak lahir dari gedung-gedung menjulang dengan ratusan karyawan, melainkan dari sebuah warung internet (warnet) kecil dengan tim yang terbatas.

Baca Juga: Inovasi Teknologi, Perusahaan Banyak Mengandalkan Managed Service

Lalu Hypernet Technologies bertransformasi dari warnet menjadi internet service provider (ISP), hingga kini berkembang sebagai managed service provider (MSP) yang melayani lebih dari 4.700 pelanggan dari beragam sektor industri.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin melalui ekspansi geografis perusahaan. Dari yang awalnya hanya beroperasi di Makaliwe, Jakarta Barat, Hypernet Technologies kini memiliki dua kantor utama di Jakarta serta 10 kantor cabang di berbagai wilayah Indonesia.

Seiring dengan ekspansi tersebut, Hypernet Technologies memperluas portofolio solusinya. Dimulai dari layanan internet, perusahaan kemudian mengembangkan layanan pengelolaan infrastruktur, cloud, managed services, hingga solusi keamanan siber sebagai respons atas meningkatnya risiko dan ancaman digital

.

Selanjutnya: Mayapada (SRAJ) Poles Kinerja lewat Ekspansi Layanan Kesehatan Mata

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, 5 Wakil Indonesia Amankan Tiket 16 Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×