kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hyundai berpeluang ikut mengembangkan green car


Rabu, 19 September 2012 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. (Dok/Danielfooddiary.com) Korean grilled cheese lobster merupakan contoh street food kelas atas yang ada di Seoul


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah Indonesia menjajaki kerjasama pengembangan mobil ramah lingkungan (green car) dengan pihak Korea Selatan. Salah satu perusahaan otomotif Negeri Ginseng itu, Hyundai, berpeluang turut serta dalam pengembangan green car ini.

"Perusahaan otomotif Korea itu Hyundai. Market share-nya di sini juga masih kecil," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, di Istana, Rabu (19/9).

Namun, Hidayat belum berani memastikan jika nantinya Hyundai bakal masuk dalam pengembangan green car dalam negeri. Yang pasti, pihaknya telah menindaklanjuti kerjasama dengan pemerintah Korea Selatan secara Government to Government (G to G).

Nantinya, pihak Korea Selatan yang memutuskan dan menentukan langkah selanjutnya perihal kerjasama ini. "Apakah nantinya secara Business to Business (B to B) dan kalau B to B yang ditugaskan Korea itu siapa. Ini yang belum disebut secara spesifik," ujarnya.

Sebagai informasi, Indonesia mulai menggandeng pemerintah Korea dalam pengembang green car saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pembicaraan dengan Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak di sela-sela pertemuan APEC beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×