Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pameran kopi nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 Surabaya di Grand City Convention Hall, Surabaya. Pameran yang diselenggarakan pada 29–31 Mei 2026 oleh PT Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) ini mencatatkan total transaksi lebih dari Rp 3 miliar dan menarik lebih dari 16.500 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan.
Melalui capaian tersebut, gelaran yang didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai mitra utama ini, dinilai memperkuat posisinya sebagai platform yang mempertemukan pelaku industri kopi dari berbagai sektor. Mulai dari petani, roastery, UMKM, pemilik kedai kopi, pelaku gaya hidup, hingga komunitas kreatif dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Direktur Dyandra Promosindo, Michael Bayu A. Sumarijanto, mengungkapkan bahwa akumulasi total transaksi dan volume pengunjung yang melampaui target ini membuktikan bahwa pasar hilir industri kopi di wilayah Jawa Timur memiliki daya beli yang solid.
"Catatan positif dari kota pertama ini memberikan kami optimisme besar bahwa format integrasi bisnis yang kami usung mampu memberikan dampak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan bagi ekosistem industri kreatif nasional," ujar Bayu dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga: ICX 2026 Roadshow Dimulai dari Surabaya, Pameran Kopi hingga Komunitas Otomotif
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa menambahkan bahwa dari gelaran ini tampak adanya peningkatan standar mutu dan nilai jual komoditas kopi lokal di tingkat hilir. Menurutnya, evaluasi menyeluruh pasca pameran memperlihatkan pergeseran positif.
"Di mana, para pelaku UMKM daerah tidak lagi sekadar memajang produk mentah, melainkan sudah mampu menyajikan produk olahan bernilai ekonomi tinggi yang sesuai dengan tren pasar modern. Keberhasilan serapan pasar di Surabaya ini diharapkan menjadi indikator kuat bahwa program standardisasi dan pembinaan hulu-hilir yang dilakukan SCAI berjalan di jalur yang tepat," ungkap Daryanto.
Sepanjang penyelenggaraan, ICX 2026 Surabaya menjadi wadah bagi puluhan pelaku usaha dan roastery lokal untuk memperkenalkan ragam kreasi house blend inovatif, serta keunikan karakter rasa dari varietas single origin Nusantara. Kehadiran produk kopi siap saji hingga biji kopi pilihan asli Indonesia ini menjadi daya tarik dan komoditas komersial bagi para konsumen maupun pemilik usaha kedai kopi.
Adapun aktivitas interaksi bisnis selama pameran ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di wilayah Jawa Timur.
Selain menjadi ajang promosi produk dan transaksi, ICX 2026 Surabaya juga memperkuat dampak positif melalui penyelenggaraan kompetisi resmi Indonesia Brewers Cup (IBrC) Regional 1 Surabaya. Kompetisi tersebut mewadahi talenta baru yang berpotensi mewakili Indonesia di tingkat internasional, sekaligus memperkuat standar kualitas barista nasional.
Baca Juga: Gerai Coffee Shop di Indonesia Makin Menjamur, Bisnis Kopi Mulai Jenuh?
Dampak positif pameran ini juga diperkuat oleh rangkaian program interaktif yang dihadirkan sepanjang pameran untuk mendorong antusiasme pengunjung. Berbagai aktivitas seperti Coffee Frame Challenge, Coffee Trail Challenge, Coffee Tasting by Surabaya Collective Roasters, Coffeeves, area bersantai Nongki Zone, dan Digital Simracing menghadirkan pengalaman yang menggabungkan unsur edukasi, hiburan, dan interaksi komunitas.
Lebih lanjut, sebagai mitra utama, BTN berperan melalui penyediaan ekosistem finansial digital, seperti kemudahan metode pembayaran non-tunai (cashless) melalui aplikasi Bale by BTN, QRIS, hingga mesin EDC BTN.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo, mengapresiasi antusiasme dari para pengunjung dan pelaku UMKM kopi di ICX Surabaya 2026.
"Melalui dukungan ekosistem pembayaran Bale by BTN, kami berkomitmen mendorong transformasi digital bagi UMKM daerah agar naik kelas. Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran BTN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan," jelas Setiyo.
Asal tahu saja, ICX 2026 akan kembali diadakan di Medan pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 dan Jakarta pada 4 hingga 6 September 2026.
Baca Juga: Target Ekspor Kopi 2026 Hanya 360.000 Ton, Ini Penyebabnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













