kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ikan hias terbang dengan pesawat Garuda


Kamis, 21 Oktober 2010 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Sentra penjualan durian Kalibata


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana akan menggalang kerja sama dengan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia untuk mengekspor ikan hias dari Indonesia. Langkah ini ditempuh karena Garuda Indonesia sudah memiliki rute penerbangan ke Eropa Barat, Eropa Timur dan juga Jepang.

“Secara lisan saya sudah bicara dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, dan pada prinsipnya ia menilai ikan hias adalah komoditas utama untuk diekspor,” kata Martani Huseini, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP), di Jakarta (21/10).

Martani menyebutkan, adanya angkutan langsung ikan hias dari Jakarta ke Eropa akan memberikan kesempatan bagi pengusaha Indonesia untuk berkembang. Selain lebih hemat waktu, risiko kematian pada ikan hias dalam perjalanan juga akan menjadi berkurang karena waktu perjalanan yang lebih singkat. “Kemampuan maksimal ikan di bawa dalam perjalanannya itu sekitar 2 x 24 jam,” jelas Martani.

Dengan adanya kesepakatan antara Garuda Indonesia tersebut, Martani berharap kinerja ekspor ikan hias akan mengalami peningkatan. “Nah, semua lokasi tujuan Garuda tersebut merupakan pasar potensial ikan hias,” jelas Martani yang saat ini sedang menjadwalkan membuat MoU dengan Garuda Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×