kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Incar operator Patimban, Nusantara Pelabuhan (PORT) menanti tender dibuka


Selasa, 14 Mei 2019 / 19:21 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) mengaku sangat tertarik untuk bisa menjadi operator pelabuhan di Patimban. Manajemen menyatakan telah melakukan langkah membentuk konsorsium untuk pengelolaan Patimban dengan beberapa pihak.

Paul Krisnadi, Direktur Utama PORT menjelaskan bahwa saat ini proses penjajakan terus dilakukan sembari menunggu tender dibuka oleh Kementerian Perhubungan. Sejauh ini, dirinya menjelaskan sedang mendiskusikan pembentukan konsorsium untuk maju mengikuti tender.

“Itu juga masih didiskusikan anggota konsorsiumnya siapa saja, kalau dari pihak Jepang memang sudah ditentukan pendanaannya diberikan pemerintah Jepang itu JICA kepada pemerintah Indonesia untuk digunakan pembangunan pelabuhannya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (14/5)

Namun dirinya mengatakan untuk operator pemerintah belum membuka tender sehingga pihaknya masih menunggu perkembangan. Sebelumnya, PORT dikabarkan bersama-sama dengan Toyota Tsuho akan membentuk konsorsium bersama dengan perusahaan lainnya.

“Untuk operatornya masih dalam diskusikan, jadi tender operatornya kan masih belum diumumkan pemerintah. Kami harapkan pemerintah akan membuka tendernya tahun ini,” lanjutnya.

Asal tahu saja, Kementerian Perhubungan akan menentukan operator Pelabuhan Patimban pada tahun ini juga. Rencananya pelabuhan tersebut akan memulai operasinya pada tahun 2020 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×