kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

India bakal menaikkan bea masuk minyak sawit


Rabu, 30 Januari 2013 / 10:01 WIB
ILUSTRASI. Alasan manajemen BRI Agro (AGRO) ganti nama menjadi Bank Raya


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

KUALA LUMPUR. India diperkirakan akan meningkatkan bea masuk untuk minyak goreng yang berasal dari minyak sawit dan minyak kedelai pada tahun ini. Kenaikan bea masuk dilakukan pemerintah India untuk melindungi minyak biji-bijian yang diproduksi petani lokal.

Proyeksi ini disampaikan oleh Dorab Mistry, seorang analis dari industri yang terkait dengan minyak nabati. Perlu diketahui, India saat ini merupakan pengimpor minyak nabati nomor wahid dunia. Sehingga, India menjadi incaran negara produsen minyak nabati diantaranya Indonesia dan juga Malaysia.

Pada bulan ini, India sudah menaikkan bea masuk impor minyak nabati mentah menjadi 2,5% dari tarif bea masuk sebelumnya sebesar nol persen. Menurut Mistry, saat ini India waspada terhadap nilai inflasi yang melambat dari bulan sebelumnya,

"Saya berharap langkah berikutnya (bea masuk) akan diumumkan akhir Februari," kata Mistry, yang juga pimpinan kelompok khusus India kimia, Godrej Industries, kepada Reuters dalam sebuah wawancara Rabu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×