kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

India Jajaki Perluasan Investasi Migas di RI, Bahlil: Kami Siap Perkuat Kerja Sama


Rabu, 08 Juli 2026 / 07:29 WIB
India Jajaki Perluasan Investasi Migas di RI, Bahlil: Kami Siap Perkuat Kerja Sama
ILUSTRASI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat di Kantor Kementerian ESDM, Jaka (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan India sepakat memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral.

Salah satu fokus kerja sama yang dibahas adalah peluang perluasan investasi India di sektor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia.

Baca Juga: Bidik Investasi Rusia, HKI Siap Fasilitasi Lahan hingga Perizinan bagi Investor

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, komitmen tersebut mengemuka dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi yang diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).

Menurut Bahlil, hubungan bilateral Indonesia dan India telah terjalin erat selama bertahun-tahun. Ke depan, kedua negara berkomitmen meningkatkan kerja sama yang telah terbangun, termasuk di bidang energi.

"Hubungan kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan India sudah lama terjalin dengan baik dan kita berkomitmen untuk meningkatkannya lebih baik. Kita akan wujudkan itu," ujar Bahlil dalam keterangan resmi.

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut pemerintah India menyampaikan minat untuk memperluas investasinya di sektor migas Indonesia.

"Oh ya, kalau kerja sama sama India itu, beberapa perpanjangan yang mereka menyatakan keinginannya untuk masuk ke sektor oil and gas," kata Bahlil.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan, Produsen Wajib Pasok Minyak Goreng Kemasan untuk Rumah Tangga

Menurutnya, masuknya investasi baru dari India di sektor migas diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong peningkatan investasi di sektor strategis.

Sebagai informasi, kunjungan kali ini merupakan lawatan kedua Narendra Modi ke Indonesia setelah kunjungan pertamanya pada 2018.

Pemerintah berharap penguatan kemitraan di sektor energi dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×