kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Indofarma (INAF) bidik Rp 400 miliar dari bisnis alat kesehatan


Sabtu, 22 Agustus 2020 / 10:07 WIB
ILUSTRASI. Penjualan Indofarma tumbuh. Suasana di pabrik farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) di Cibitung, Jawa Barat (10/4). Saat ini kapasitas produksi berjalan 100 persen meliputi 2,3 milyar tablet serta 250 juta kapsul pertahun. Indofarma akan melakukan investasi seb


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Noverius Laoli

Indofarma akan menjadi distributor vaksin Covid-19 yang akan diproduksi oleh induk usaha BUMN Farmasi PT Bio Farma.

Manajemen INAF juga belum dapat membeberkan potensi pendapatan dari distribusi vaksin tersebut. Soal proyeksi bisnis tahun ini, perseroan ini sempat membidik target pendapatan bersih sebesar Rp 1,64 triliun atau meningkat 20,58% dari tahun 2019 sebesar Rp 1,36 triliun.

Baca Juga: Harga dua saham ini melompat lebih dari 100% di sepanjang 2020

Merujuk laporan keuangan semester pertama tahun ini, pendapatan bersih INAF mencapai Rp 447,29 miliar atau tumbuh 21,3% secara tahunan.

Porsi terbesar berasal dari penjualan pasar lokal yang menyokong Rp 441,89 miliar atau menopang 98% pendapatannya. Adapun pendapatan dari pasar ekspor sebesar Rp 5,45 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×