kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Indofarma (INAF) bidik Rp 400 miliar dari bisnis alat kesehatan


Sabtu, 22 Agustus 2020 / 10:07 WIB
ILUSTRASI. Penjualan Indofarma tumbuh. Suasana di pabrik farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) di Cibitung, Jawa Barat (10/4). Saat ini kapasitas produksi berjalan 100 persen meliputi 2,3 milyar tablet serta 250 juta kapsul pertahun. Indofarma akan melakukan investasi seb


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Noverius Laoli

Indofarma akan menjadi distributor vaksin Covid-19 yang akan diproduksi oleh induk usaha BUMN Farmasi PT Bio Farma.

Manajemen INAF juga belum dapat membeberkan potensi pendapatan dari distribusi vaksin tersebut. Soal proyeksi bisnis tahun ini, perseroan ini sempat membidik target pendapatan bersih sebesar Rp 1,64 triliun atau meningkat 20,58% dari tahun 2019 sebesar Rp 1,36 triliun.

Baca Juga: Harga dua saham ini melompat lebih dari 100% di sepanjang 2020

Merujuk laporan keuangan semester pertama tahun ini, pendapatan bersih INAF mencapai Rp 447,29 miliar atau tumbuh 21,3% secara tahunan.

Porsi terbesar berasal dari penjualan pasar lokal yang menyokong Rp 441,89 miliar atau menopang 98% pendapatannya. Adapun pendapatan dari pasar ekspor sebesar Rp 5,45 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×