kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Indonesia berpotensi jadi tempat relokasi pabrik otomotif dari negara Asia


Jumat, 21 Oktober 2011 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden China Xi Jinping.


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Perlambatan ekonomi yang dialami Jepang akibat krisis nuklir dan Thailand yang sedang mengalami musibah banjir membuka peluang bagi Indonesia menjadi tempat relokasi otomotif dari beberapa negara-negara produsen mobil.

Seperti diberitakan sebelumnya, industri otomotif Thailand tengah terganggu, beberapa produsen mobil seperti Toyota dan Honda terpaksa menyetop produksi karena bencana banjir yang melanda negara itu.

"Ini waktunya kita menggalakkan investasi otomotif dan termasuk subsektor komponen," ungkap Menteri Perindustrian M.S. Hidayat, usai rapat koordinasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Jumat (21/10).

Apalagi, Indonesia memang diberi kesempatan menjadi daerah relokasi otomotif yang mulai dibicarakan. "Dari Jepang ada yang sudah mau masuk, tapi umumnya di sektor otomotif, elektronik, dan komponen," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×