kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indonesia butuh 400.000 ton kopi di 2016


Rabu, 07 Mei 2014 / 15:38 WIB
Indonesia butuh 400.000 ton kopi di 2016
ILUSTRASI. Rodrigo De Paul, Lionel Messi, dan Lautaro Martinez merayakan lolosnya Argentina ke babak 8 besar Piala Dunia Qatar 2022.


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Konsumsi kopi di Indonesia diproyeksikan naik 33% dalam dua tahun ke depan. Kenaikan konsumsi kopi itu terjadi karena naiknya tingkat pendapatan dan pendapatan warga Indonesia, negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

Permintaan kopi di Indonesia diproyeksikan akan menjadi 400.000 metrik ton tahun 2016 mendatang. Sedangkan tahun ini, permintaan kopi berada sekitar 300.000 ton naik dari permintaan tahun lalu sebanyak 260.000 ton.

Informasi itu disampaikan oleh Irfan Anwar, ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) di Jakarta, hari ini, Rabu (7/5). Ia bilang, produksi kopi Indonesia diproyeksikan sebanyak 700.000 ton di 2014, naik dari 650.000 ton tahun lalu.

Naiknya konsumsi domestik akan mengurangi kemampuan ekspor kopi Indonesia. "Populasi naik, pendapatan per kapita naik dan gaya hidup juga membaik," kata Irfan menjelaskan penyebab kenaikan permintaan kopi itu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×