kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Indonesia impor 175.000 ton beras dari Thailand


Rabu, 03 September 2014 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan aplikasi Astra life, Kamis (19/8). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/19/08/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memastikan untuk mengimpor sebanyak 175.000 ton beras dalam waktu dekat ini. Jika tak ada aral melintang, realisasi impor beras akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan.

"Tiga bulan lagi pengirimannya," kata Soetarto Ali Moeso, Direktur Utama Perum Bulog kepada KONTAN, Selasa malam (2/9). Untuk diketahui saja, beras tersebut dibeli dari Thailand melalui kesepakatan antara Perum Bulog dengan pemerintah.junta militer Thailand.

Untuk penandatanganan pembelian beras tersebut, pihak Perum Bulog akan datang ke Thailand dalam waktu dekat ini. Adapun beras yang dibeli oleh Perum Bulog tersebut adalah beras milik pemerintah Thailand.

Pihak Thailand mengklaim, beras tersebut adalah beras hasil panen yang dilakukan pada bulan Juli lalu. Sebagaimana diketahui sebelumnya, Perum Bulog mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan beras di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×